Akurat
Pemprov Sumsel

Indonesia Segera Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Apakah Aman Untuk Lingkungan?

Syifa Ismalia | 25 Oktober 2023, 14:40 WIB
Indonesia Segera Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Apakah Aman Untuk Lingkungan?

AKURAT.CO Indonesia berencana untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang akan menjadi PLTN pertama di Indonesia pada tahun 2030.

Rencana ini diharapkan dapat membantu Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi yang makin meningkat namun harus tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Indonesia adalah negara maritim/kepulauan, sehingga bauran energi harus direncanakan agar semua potensi energi di Indonesia termanfaatkan maksimal.

Rencana ini bertujuan untuk pengurangan pemakaian energi fosil dan menggenjot pemakaian energi baru terbarukan (EBT) agar skenario Indonesia Sejahtera menuju ekonomi rendah karbon dengan target nol karbon dapat tercapai setelah tahun 2050.

Baca Juga: Mengenal Net Zero Emission Yang Jadi Solusi Pemanasan Global, Akankah Indonesia Bisa Menerapkannya?

Tanpa melihat kekurangan satu sama lain, EBT harus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi di Indonesia.

Energi di Indonesia harus bersifat ramah lingkungan dalam bentuk bauran energi agar dapat mencapai target COP 21 di tahun 2050.

Indonesia memerlukan PLTN sebagai penyedia energi, jika mengandalkan batu bara dan minyak maka mungkin kebutuhan listrik dapat terpenuhi tetapi Indonesia tidak dapat merealisasikan Perjanjian Paris COP 21 dan SDGs dari PBB.

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PLTN pertama di Indonesia akan dibangun pada tahun 2030.

Namun, Indonesia bisa memiliki PLTN dalam 5-10 tahun mendatang jika pemerintah setuju untuk menggunakan energi nuklir pada tahun ini.

PLTN adalah pembangkit listrik yang ramah lingkungan, andal, dan berkelanjutan. PLTN dapat menghasilkan energi yang lebih banyak dibandingkan dengan sumber energi lainnya seperti batu bara dan minyak.

Baca Juga: Hari Listrik Nasional ke-78 Enlit Asia 2023 Bakal Hadirkan Solusi Transisi Energi

Selain itu, PLTN juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara. PLTN juga dapat membantu Indonesia dalam memenuhi target COP 21 tahun 2050 dan SDGs dari PBB.

Meskipun PLTN memiliki keuntungan, namun juga memiliki risiko. PLTN dapat menghasilkan limbah radioaktif yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Oleh karena itu, PLTN harus dioperasikan dengan sangat hati-hati dan memenuhi standar keamanan yang ketat. Selain itu, biaya pembangunan PLTN juga sangat mahal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
R