AKURAT.CO Pergantian Kepala BIN Budi Gunawan (BG) bisa terjadi tergantung dari selera Presiden Jokowi. Kalau Kepala Negara merasa tidak puas dengan kinerja BG, maka pergantian pimpinan badan telik sandi bukan mustahil terjadi.
Eks Kabais TNI, Soleman Ponto menilai munculnya isu pergantian Kepala BIN, bisa jadi ditiupkan pihak-pihak yang tak senang dengan BG. Upaya tersebut bisa terpatahkan kalau Presiden Jokowi melihat kinerja intelijen memuasakan.
"Isu-isu itu kan pasti orang-orang yang tidak senang Pak Budi itu barangkali. Kalau presiden masih senang, dia (BG) di situ terus," kata Ponto kepada Akurat.co, di Jakarta, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Kepala BIN Bakal Diganti, Bukan Persoalan PDIP
BG telah memimpin BIN sejak 2016 atau dua tahun berjalannya pemerintahan periode pertama Presiden Jokowi. Sementara isu pergantian Kepala BIN berembus selepas terungkapnya kasus Pakta Integritas Pj Bupati Sorong.
Ponto menganggap, periodesiasi jabatan pimpinan lembaga negara bukan ukuran mutlak menilai kinerja BIN. Presiden Jokowi bisa memberhentikan BG kapan saja kalau dirasa tak mumpuni menjalankan tugas.
"Itu tergantung presiden lah, kalau presiden, panjang atau pendek kan tergantung presiden," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








