Pendukung Anies Balik Kandang, Prabowo-Gibran Untung Jika Berhadapan Dengan Ganjar-Mahfud Di Putaran Kedua

AKURAT.CO - Suara dukungan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka atas dua kompetitornya di Pilpres 2024 semakin mendominasi ketika dibuat simulasi head to head dalam survei Lembaga Survei Nasional (LSN).
Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry mengatakan Prabowo-Gibran unggul suara ketika dihadapkan dengan Ganjar Pranowo-Mahfud MD maupun Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada putaran kedua Pilpres 2024.
"Pasangan Prabowo-Gibran dipilih oleh 53,6% dan Ganjar-Mahfud didukung 37.3% responden," kata Gema saat merilis secara virtual, Jumat (24/11/2023).
Gema mengatakan, dalam putaran kedua banyak pendukung Anies yang mengalihkan dukungannya untuk Prabowo-Gibran. Karenanya, keunggulan pasangan ini dapat meningkat secara masif.
Baca Juga: Survei IPO : Dukung Prabowo, Elektabilitas PAN Meroket
"Dalam simulasi putaran kedua ini pendukung Anies Baswedan mayoritas bermigrasi atau balik kandang ke Prabowo, mengingat pada Pemilu 2019 mereka adalah pemilih pasangan Prabowo-Sandi," ujarnya.
Ketika di putaran kedua pasangan Prabowo-Gibran disimulasikan berhadapan dengan Anies-Cak Imin, dominasi Prabowo-Gibran justru semakin absolut.
"Sebanyak 58,8% responden menjatuhkan pilihannya pada Prabowo-Gibran, sementara hanya 32,4% responden yang menyatakan memilih Anies-Cak Imin," ucapnya.
Gema mengatakan, selisih elektabilitas yang sangat lebar, yakni 26,4 persen antara Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin dapat dimaklumi mengingat para pendukung Ganjar-Mahfud secara ideologis lebih dekat dengan Prabowo-Gibran.
"Pasangan Anies-Cak Imin sudah terlanjur dapat cap sebagai representasi politik Islam, sehingga para pemilih Ganjar-Mahfud yang nasionalis lebih nyaman bermigrasi ke kubu Prabowo-Gibran," pungkasnya.
Baca Juga: Survei IPO: Pemilih Muda Lebih Banyak Memilih PAN Ketimbang PKS
Survei LSN ini dilaksanakan pada periode 5 hingga 12 November 2023 melalui teknik wawancara tatap muka terhadap 1420 responden yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Survei memiliki margin of error sebesar +/- 2,6 persen dengan tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






