AKURAT.CO PPLN Taipei, kembali mendistribusikan surat suara via pos, Selasa (2/1/2024), setelah surat suara sebelumnya yang dikirim tak sesuai jadwal, dikategorikan surat suara rusak. Komisioner KPU Idham Holik menyebutkan, langkah PPLN kali ini sudah sesuai dengan ketentuan.
Distribusi surat suara melalui pos dilakukan selama 2-11 Januari 2024. Sebelumnya, PPLN Taipei melakukan kesalahan fatal yang menurut Presiden Jokowi bisa dimaklumi, yakni menyalurkan surat suara di luar jadwal hingga tercoblos.
"Insya Allah, nanti pengiriman surat suara pos akan berjalan dengan lancar," kata Idham, di Jakarta, Senin (1/1/2024) malam.
Baca Juga: Insiden Surat Suara di Taipei, DPR Pastikan Panggil KPU
Secara terpisah, Direktur Eksekutif Pembina Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati menilai, KPU perlu menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik, terkait kasus di Taipei. Pasalnya, kerja PPLN sudah terbukti tak akurat dan tidak transparan.
"Kalau penyelenggara pemilu tidak transparan, bisa jadi publik akan mempertanyakan kerja dari penyelenggara pemilu," kata Nisa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









