Bawaslu Catat Banyak Masalah Logistik Pemilu di Luar Negeri
Citra Puspitaningrum | 8 Januari 2024, 22:36 WIB

AKURAT.CO Bawaslu menyebutkan terdapat sejumlah masalah yang terjadi saat melakukan pengawasan logistik di luar negeri.
Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, menjelaskan, dari 61 Perwakilan Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwaslu LN), 49 mencatat beberapa hal.
Pertama, ditemukan persoalan mengenai surat suara yang tidak tepat jumlah yang tersebar di 29 PPLN.
Kedua, kelebihan surat suara yang tersebar di 32 PPLN. Ketiga, Kelebihan surat suara untuk Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPS LN) tersebar di 14 PPLN.
Keempat, kelebihan surat suara untuk Kotak Suara Keliling (KSK) di tiga PPLN.
"Kelebihan surat suara untuk metode pos tersebar di tiga PPLN. Kekurangan surat suara yang tersebar di 20 PPLN dan surat suara rusak yang tersebar di 39 PPLN," katanya dalam konferensi pers di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (8/1/2024).
Adapun, dari hasil pengawasan distribusi logistik tahap satu dan dua serta pengawasan logistik luar negeri, Bawaslu memerintahkan seluruh jajaran melakukan pemutakhiran data.
"Kemudian, pengawas pemilu harus memastikan jadwal distribusi logistik sampai masa pemungutan suara. Pengawas pemilu harus memastikan pengamanan logistik dan mencatat semua hasil pengawasan ke dalam Form A," jelas Lolly.
Baca Juga: Soroti Waktu Durasi dan Kesulitan Awasi Debat Cawapres 2024, Bawaslu Saran Perbaikan ke KPU
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







