Akurat
Pemprov Sumsel

Hari Gizi Nasional ke-64, Pegiat Kuliner Kumpul Bareng Cegah Stunting Demi Indonesia Emas 2045

Arief Rachman | 26 Januari 2024, 01:00 WIB
Hari Gizi Nasional ke-64, Pegiat Kuliner Kumpul Bareng Cegah Stunting Demi Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran melalui Fanta Kuliner menggelar Talk Show dan Kumpul Bareng Pegiat Kuliner Cegah Stunting Demi Indonesia Emas di Fanta HQ, Jakarta, Kamis (25/1/2024). Acara ini sekaligus memperingati Hari Gizi Nasional ke-64.

Koordinator Fanta Kuliner, Cikhita Sebayang mengatakan, pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Karena itu TKN Fanta melalui Fanta Kuliner menggandeng para pengusaha di bisnis kuliner untuk mendirikan Dapur Indonesia Maju dan meluncurkan produk cemilan kaya nutrisi untuk cegah stunting yakni Fish Cake Gemoy dan Jelly Yoghurt Gemoy pada beberapa waktu lalu.

“Pada 13 Januari lalu, kita sudah membentuk Dapur Indonesia Maju dan membuat suatu produk yang telah berjalan hilirisasinya yaitu, Fish Cake Gemoy dan Jelly Yoghurt Gemoy. Nanti produk ini bisa membantu mencegah stunting dan memperkaya nutrisi anak-anak dan ibu hamil. Saat ini baru tersebar di Jakarta area. Mungkin selama kampanye ini, kita akan concern di beberapa titik daerah,” kata Cikhita.

Baca Juga: Profil dan Agama Ciska Wihardja, Istri Tom Lembong yang Disebut Bukan Sembarang Orang

Cikhita menuturkan adanya keberadaan dua produk cemilan Fish Cake Gemoy dan Jelly Yoghurt Gemoy selain untuk mencegah stunting juga untuk mendukung hilirisasi dan industrialisasi serta memberi nilai tambah untuk UMKM.

"Jadi kita sudah melihat ke situ. Jadi keinginan kita sebelum dia (Prabowo-Gibran jika nanti terpilih menjadi presiden dan wakil presiden) programnya (makan siang gratis) sudah berjalan dibanding capres-cawapres lainnya,” kata Cikhita.

Wakil Koordinator Fanta Kuliner & CEOSourSally Group Donny Pramono mengatakan isu penurunan stunting juga menjadi fokus dari pengusaha karena berkaitan dengan IQ atau kecerdasan seseorang. Sebab jika kekurangan gizi, berpengaruh dengan tingkat kecerdasan seseorang.

Donny menuturkan bahwa dari pengalamannya merekrut karyawan saat tes, hanya 20 sampai 25 persen dari 100 orang yang memiliki IQ di atas 90. Ia menyebut salah satu penyebab IQ rendah adalah stunting.

Baca Juga: Perkuat Program Pencegahan Stunting Prabowo-Gibran, TKN Fanta Gagas Dapur Indonesia Maju

Karena itu ia sangat mendukung program Prabowo-Gibran makan siang dan pemberian susu gratis untuk mencegah stunting.

“Program yang dibawa oleh capres-cawapres Prabowo-Gibran untuk mencegah stunting dan sangat tepat sasaran untuk mencapai Indonesia Maju, untuk mencapai perkembangan ekonomi dan menyambut Indonesia Emas 2045. Tanpa sumber daya manusia yang kuat, Indonesia tidak bisa mencapai Indonesia Emas 2045,” kata Donny.

Kemudian Tubagus Syailendra menyinggung soal hilirisasi yang ada di Asta Cita Prabowo-Gibran. Tubagus menekankan pentingnya hilirisasi di sektor pangan untuk memajukan ekonomi domestik.

Sebab kata dia, Indonesia saat ini masih mengekspor produk olahan non migas 15 persen dan jauh dari negara maju.

“Karena ada potensi pembukaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan domestik sehingga membantu UMKM lokal bisa naik kelas, makanya penting sekali kita support penuh (hilirisasi),” kata Tubagus.

Sementara itu Dokter spesialis gizi dr. Yuti Purnamasari mengatakan dengan adanya camilan bergizi Fish Cake Gemoy yang berbahan ikan dan Jelly Yoghurt Gemoy berbahan susu bisa untuk mencegah stunting.

"Pencegahan stunting itu sangat perlu di Indonesia. Dengan camilan yang baik, berdasar bahan ikan dan berbahan bahan susu yaitu, yoghurt, itu sangat penting untuk pencegahan stunting,” kata dokter Yuti

Secara terpisah Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan mengatakan program makan siang dan pemberian susu gratis bukan hanya memberikan dampak luas kepada masyarakat.

Baca Juga: Piala Asia: Kirgiztan Tahan Oman 1-1, Timnas Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar!

Yakni kata Arief, nantinya Indonesia akan mendapatkan generasi emas karena gizi anak-anak terpenuhi dan lapangan kerja baru akan terbuka serta para pelaku UMKM khususnya di bidang kuliner akan mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini.

"Ini potensi ekonominya tinggi, potensi sehatnya juga akan ada. Sehingga Indonesia emas, Indonesia maju bukan sekadar omon-omon. Tapi memang menyentuh persoalan yang kita hadapi," kata Arief.

Dalam kegiatan ini hadir Koordinator Fanta Kuliner Cikhita Sebayang, Wakil Koordinator Fanta Kuliner & CEOSourSally Group Donny Pramono, Influencer & CEO Sambal Bakar Richard Theodore, Founder & CEO Chickin Indonesia Tubagus Syailendra, Co-Founder & CEO Grouu Jessica Martin.

Lalu hadir pula CEO Yuk Group & Anaia Kiki Puspitasari, CEO Masculin Group Randy Sugiarto, Founder & CEO Ardena Group Ari Napit, Founder MakanQ Eko Saputra, Founder Wahyoo Peter Shearer, Sociopreneur & Influencer Edho Zell, dokter spesialis gizi dr. Yuti Purnamasari serta Koordinator Fanta Easy Brenda Bolang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.