Bawaslu Pagi Kedelai Sore Tempe, Kemarin Kritik Sekarang Anggap Wajar Kesalahan Sirekap

AKURAT.CO Bawaslu tak lagi mengeritik Sirekap KPU. Setelah kemarin mengakui adanya kesalahan dan perlu menyorot penggelembungan suara melalui Sirekap, kini Bawaslu menganggap wajar adanya kesalahan input.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyebut Sirekap merupakan aplikasi baru yang penggunaannya bisa terjadi trial and error. Masyarakat diminta tidak memperpanjang isu penggelembungan suara melalui Sirekap.
"Sirekap ini sistem baru dan saya kira pasti ada trial dan error nya, tetapi jangan kemudian dianggap jadi ada penambahan suara,” kata Bagja, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (16/2/2024).
Baca Juga: Bawaslu Minta KPU Perbaiki Data Sirekap, Kepercayaan Publik Jadi Pertaruhan
Bagja sebelumnya mengakui Bawaslu ikut menyoroti Sirekap yang menjadi kontroversi masyarakat. Bahkan Bawaslu ikut memetakan permasalahan dengan melakukan pengkajian.
Bagja kini meminta masyarakat memaklumi kesalahan input hingga terjadi penambahan suara ratusan ribu hingga jutaan.
“Kita berharap ini tidak menjadi isu yang berkembang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






