Korlantas Polri Gelar Rapat Koordinasi Pengamanan dan Pelaksanaan Jelang Hari Raya Idul Fitri 2024
Dwana Muhfaqdilla | 5 Maret 2024, 13:51 WIB

AKURAT.CO Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) menggelar rapat koordinasi pengamanan dan pelaksanaan jelang hari raya Idul Fitri 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024).
Rakor ini dibuka oleh Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, dan diikuti oleh seluruh jajaran Ditlantas Polda dan jajarannya. Dalam paparannya, Aan mempersiapkan agar pengamanan menjadi lebih matang.
“Ini memang kegiatan tahunan, kegiatan rutin, memang kami berharap untuk kegiatan rutin ini tidak hanya sekedar rutinitas. Makanya kemarin kita melaksanakan survei (dan) hari ini kita mempersiapkan arus mudik dan balik tahun 2024 ini,” kata Aan.
Lebih lanjut, ia menekankan persiapan pihaknya tidak hanya persiapan yang berputar di rutinitas. Mengingat, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan persiapan yang luar biasa pada saat libur Idul Fitri tahun lalu atau musim mudik tahun lalu.
Baca Juga: Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor yang Seret Korban Ratusan Meter di Cibitung
“Karena nanti pun kemungkinan animo masyarakat memanfaatkan libur Idul Fitri ini juga akan tinggi, kalau kemarin kita mendengar pemaparan dari Jasa Marga, kemungkinan kenaikan atau animo masyarakat yang akan keluar dari Jabodetabek itu ada 5 sampai 6 persen, dari 4 gerbang tol utama itu ada sekitar 2 juta lebih,” tambahnya.
Adapun pada tahun lalu terdapat 123 juta lebih masyarakat Indonesia yang melakukan mudik balik dan berwisata selama libur Idul Fitri. Jika ditambah 5-6 persen, maka angka tersebut menjadi 136,7 juta.
Lebih lanjut, Aan mengucapkan rasa syukur karena pengelolaan arus mudik dan balik pada 2023 berjalan dengan baik. Meskipun di awal mendapat pesimistis dari masyarakat, tetapi akhirnya Korlantas Polri bisa menjawab itu.
“Lancar aman jarak tempuh dari Semarang-Jakarta itu 7 jam sekian menit. Waktu tempuhnya luar biasa, banyak masyarakat puas dan kemudian indikator keberhasilan suatu operasi. (Angka) kecelakaan juga bisa kita tekankan pada 2023 kemarin, artinya kita bisa kelola Operasi Ketupat 2023,” tuturnya.
Menurutnya, pencapaian pada 2023 itu keberhasilan bersama dari seluruh stakeholder dalam mendukung Operasi Ketupat 2023. Harapannya, pada 2024 ini keberhasilan tersebut terulang lagi.
“Untuk itu kita melakukan beberapa persiapan, kita melakukan survei kesiapan jalur survei kesiapan operasional, kesiapan personel dan seluruh sarana prasarana,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









