Akurat
Pemprov Sumsel

Kakorlantas Polri Aan Suhanan: Rest Area Masih Jadi Biang Keladi Kemacetan di Jalan Tol

Dwana Muhfaqdilla | 5 Maret 2024, 14:15 WIB
Kakorlantas Polri Aan Suhanan: Rest Area Masih Jadi Biang Keladi Kemacetan di Jalan Tol

AKURAT.CO Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri gelar rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan pengamanan dan pelaksanaan jelang Hari Raya Idul Fitri 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (5/2/2024).

Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, mengatakan, pada jalan tol masih ada beberapa hambatan yang memungkinan adanya potensi yang berakibat kemacetan, khususnya rest area.
 
“Yang pertama ini rest area, karena rest area ini masih menjadi trouble spot, upaya kita hanya bisa mengelola kalau masuk dan keluar ataupun trafficnya di dalam rest area, karena kapasitasnya dalam 2 tahun terakhir tidak pernah bertambah. Ketika puncak arus yang tadi 2 juta di dalam tol ini, semua akan masuk rest area,” kata Aan.
 
 
Lebih lanjut, Aan meminta Dirlantas yang bertugas di rest area untuk ikut bersama-sama menyusun rekayasa lalu lintas pada lokasi terkait. 
 
Selanjutnya, pada arus mudik kali ini berkemungkinan terjadinya bottleneck di jalan tol. Sebab, jumlah lajurnya masih terjadi penyempitan. 
 
Masyarakat yang lupa mengisi e-toll pun bisa juga menjadi masalah, karena kendaraannya bisa menimbulkan hambatan yang seringkali menjadi permasalahan di jalan tol. 
 
“Kemudian parkir di bahu jalan, ini menjadi perhatian kita. Sehingga parameter tadi, kalau tahun lalu 2023, 7 jam ke Semarang, tahun ini minimal sama,” tambahnya.
 
 
Terkait jalan arteri, para Dirlantas juga dipersilahkan untuk memetakan trouble spot yang diyakini akan timbul. Sebab, pada titik ini berkemungkinan terjadinya faktor tumpah, seperti di Limbangan, Jawa Barat yang tidak bisa dilakukan peluasan jalan. 
 
Sementara itu, Aan juga mengingatkan Kementerian PUPR agar tol selatan harus segera direalisasikan. Sebab, Limbangan dan Puncak berkemungkinan besar terjadi kemacetan.
 
“Puncak tuh akan begitu terus, bisanya cuma buka tutup, one way, ganjil genap, itu aja yang bisa kita lakukan,” tutupnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.