Luhut Protes Rumah Menteri Kekecilan, Bos IKN: Sesuai Standar PUPR

AKURAT.CO Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) angkat suara terkait rumah menteri-menteri di IKN dinilai lebih kecil daripada sebelumnya.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, mengatakan pekerjaan yang dilakukan sudah dilaksanakan sesuai dengan standar Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurutnya, pihak Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, sudah membangun sesuai dengan standar yang selama ini dibuat.
Baca Juga: Antisipasi Arus Mudik 2024, Korlantas Polri Minta Operator Jalan Tol Siapkan Pompa Air
“Kan PU nya standar-standar PUPR. Ditjen Cipta Karya itu memiliki standar-standar yang memang mereka lakukan dengan standar yang sedang berlangsung selama ini. Jadi menurut saya sih relatif,” kata Bambang kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2024).
Sebelumnya, rumah menteri di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak semewah yang berada di Jakarta, yakni di area Widya Chandra.
Hal tersebut diungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengatakan rumah menteri di IKN lebih kecil dari yang ada di Jakarta.
Baca Juga: Prestasi Bulutangkis di All England Memotivasi PABSI Menuju Olimpiade Paris
Bahkan, ia mengatakan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kaget saat melihat rumah menteri di IKN karena ukurannya yang kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








