Akurat
Pemprov Sumsel

Pria Meninggal Usai Dihadang Masuk Masjid di Labuhanbatu, Jokowi Sampaikan Belasungkawa

Rizky Dewantara | 19 Maret 2024, 10:46 WIB
Pria Meninggal Usai Dihadang Masuk Masjid di Labuhanbatu, Jokowi Sampaikan Belasungkawa

AKURAT.CO Ramai di media sosial, seorang pria meninggal dunia saat hendak masuk ke dalam masjid yang menjadi lokasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Labuhanbatu, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, pria yang diketahui bernama Marhan Harahap, mencoba masuk ke dalam masjid untuk menunaikan salat Jumat.

Baca Juga: Viral Kronologi Penganiayaan Barista Kafe di Jaksel oleh Pria Tak Dikenal, Babak Belur Disekap hingga Dicekik

Namun, dirinya dihadang oleh seorang petugas wanita dan diarahkan ke barisan warga, karena masjid sudah dipenuhi masyarakat yang antusias ingin melihat kedatangan Presiden Jokowi.

Marhan sempat terjatuh, kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Namun, Marhan mengembuskan napas terakhirnya.

Menanggapi hal ini, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyampaikan Presiden Jokowi merasa prihatin dan empati atas segala insiden tersebut.

"Terkait dengan kejadian saat kunjungan kerja Presiden ke Labuhanbatu perlu disampaikan beberapa hal berikut. Presiden turut prihatin dan berempati atas insiden yang terjadi saat kunjungan kerja ke Labuhanbatu," kata Ari dalam pesan singkat di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (19/3/2024).

"Presiden menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Marhan Harahap," imbuhnya.

Setiap kunjungan kerja, Presiden selalu terbuka untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi selalu menekankan agar Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan aparat pengamanan wilayah bertindak humanis.

Baca Juga: Viral Ibu-ibu Labrak Karyawan Indomaret hingga Memukul, Korban Diduga Selingkuh dengan Suaminya

Presiden juga meminta agar aspirasi yang disampaikan masyarakat segera direspons dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya untuk dicarikan solusi yang konkret.

Secara terpisah Asintel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Kolonel Kav. Herman Taryaman menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Marhan Harahap.

Dia menjelaskan, bukan anggota Paspampres yang menghalangi Marhan saat hendak menuju Masjid Agung Rantauprapat.

"Tidak benar adanya, informasi yang menyebut bahwa Bapak Marhan meninggal dunia disebabkan karena saat menuju Masjid Agung Rantau Prapat Labuhan Batu dihalang-halangi anggota Paspampres," kata Herman.

Seperti yang terlihat dalam video di media sosial, bahwa yang menghalangi Marhan menuju Masjid Agung Rantauprapat di Labuhanbatu adalah seorang perempuan. Namun, paspampres yang bertugas saat itu tidak ada prajurit perempuan.

"Saat itu yang bertugas semuanya prajurit Paspampres laki-laki," tutur Herman.

Herman mengatakan bahwa anggota Paspampres bertugas di Ring 1 pengamanan melekat dengan objek VVIP, yakni Presiden Jokowi. Meski begitu, dirinya turut prihatin dan berduka atas kejadian tersebut.

"Semoga menjadi pelajaran berharga agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi pada masa-masa mendatang di daerah lain," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.