Akurat
Pemprov Sumsel

Jokowi Bagi-bagi 1.000 Paket Sembako, Ojol hingga Tukang Becak Kebagian

Rizky Dewantara | 6 April 2024, 20:14 WIB
Jokowi Bagi-bagi 1.000 Paket Sembako, Ojol hingga Tukang Becak Kebagian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.000 paket sembako untuk warga, di Pintu Istana Bogor, Jawa Barat. Ribuan warga termasuk pengemudi ojek online (ojol) dan pengemudi becak juga mengantre di Balai Kota Bogor sebelum pembagian sembako.

Presiden Jokowi didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Satu per satu warga menyeberang ke pintu Istana untuk menerima paket sembako tersebut.

Usai pembagian sembako, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengatakan kegiatan membagikan sembako ini memang rutin dilakukan Presiden Jokowi.

Baca Juga: BTN Bantu Korban Banjir di Jawa Tengah, Salurkan Paket Sembako Senilai Rp600 Juta

"Satu kebiasaan rutin dari Bapak Presiden, tiap Ramadan pasti memberikan atensi untuk warga Bogor. Biasanya malah bisa tiga sampai empat kali, hari ini baru sekali ya beliau," kata Bima di Kota Bogor, dikutip Antara, Sabtu (6/4/2024).

Oleh karena itu Bima pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas perhatiannya kepada warga Kota Bogor.

Dirinya juga sempat berbincang mengenai bantuan sosial (bansos) dengan Presiden Jokowi. Menurutnya melalui bansos tersebut, merupakan komitmen pemerintah untuk membantu warga.

"Kami juga banyak berbincang terkait dengan bansos. Komitmen pemerintah pusat yang sangat kuat untuk membantu warga tidak mampu melalui bansos," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Pembela Prabowo-Gibran menilai terdapat persoalan yang tidak dipahami pihak Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai pemohon dalam sidang sengketa Pilpres 2024.

Karena ketidaktahuan itu, Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menyebut pemohon satu dan dua akhirnya menuduh Presiden Joko Widodo melanggar aturan karena suka membagi-bagikan sesuatu saat berkunjung ke daerah.

Baca Juga: Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah, Pj Gubernur Agus Fatoni Buka Operasi Pasar Perwakilan BPKP Sumsel

Padahal, menurutnya, sesuatu yang dibagikan oleh presiden bersumber dari dana yang dimiliki lembaga kepresidenan. Bukan dana bantuan sosial (bansos) sebagaimana yang dituduhkan para pemohon.

"Tentang presiden, sebenarnya ya tidak sama sekali diketahui oleh kedua pemohon yang mengatakan bahwa Pak Jokowi pergi ke mana-mana itu nenteng bansos, dibagi-bagikan," kata Yusril usai sidang lanjutan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

"Saya minta maaf, saya mantan Menteri Sekretaris Negara, saya tahu hal itu. Presiden itu punya anggaran tersendiri, anggaran tersendiri yang tiap bulan dapat digunakan, baik oleh presiden dan wakil presiden," lanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.