Ormas Islam Apresiasi Sikap Kemenlu Tegas Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

AKURAT.CO Sejumlah ormas Islam memberi apresiasi terhadap sikap Kementerian Luar Negeri Indonesia yang tegas membantah adanya upaya normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad al-Attas, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak, dan Ketua PA 212, Shobri Lubis, pada Minggu (14/4/2024).
Pernyataan tersebut keluar sebagai respons atas beredarnya informasi palsu dari media Israel yang menyebut bahwa Indonesia akan melakukan normalisasi hubungan sebagai syarat bergabung ke organisasi OECD.
Baca Juga: Pemerintah Bantah Isu RI Bakal Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel demi Jadi Anggota OECD
"Menghargai dan mengapresiasi sikap kementerian luar negeri yang membantah berita dari media zionis israel tersebut yang menyatakan tidak ada rencana Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel," demikian bunyi pernyataan dari tiga ketua ormas islam tersebut.
"Pernyataan resmi dari pihak kemenlu tersebut patut untuk terus direalisasikan dan dipertahankan secara konsisten termasuk oleh pemerintahan berikutnya," sambungnya.
Tiga ormas islam tersebut menegaskan, pihaknya akan mengecam dan melaknat normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel dalam bentuk apapun, yang secara nyata merupakan pengkhianatan terhadap Pancasila dan UUD 1945.
"Menuntut Presiden Republik Indonesia untuk konsisten membela perjuangan rakyat Palestina sesuai amanat Konstitusi UUD 1945 dan menarik diri dari segala perundingan normalisasi hubungan diplomatik dengan Zionis Israel yang merupakan pengkhianatan terhadap Konstitusi UUD 1945," ucapnya.
Sebelumnya, Pemerintah menepis kabar yang beredar bahwa Indonesia akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, agar bisa diterima sebagai anggota Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).
"Saya tegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada rencana untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, terlebih di tengah situasi kekejaman Israel di Gaza saat ini," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhamad Iqbal, dalam keterangannya, dikutip Antara, Kamis (11/4/2024) malam.
Dia menegaskan bahwa posisi Indonesia tidak berubah dan tetap kokoh mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka solusi dua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








