Akurat
Pemprov Sumsel

Usai Viral Diduga Hina Islam, Pendeta Gilbert Cium Tangan JK Tanda Minta Maaf ke Umat Muslim

Paskalis Rubedanto | 15 April 2024, 16:38 WIB
Usai Viral Diduga Hina Islam, Pendeta Gilbert Cium Tangan JK Tanda Minta Maaf ke Umat Muslim

AKURAT.CO Pendeta Gilbert Lumoindong, dirujak warganet usai diduga menghina karena membandingkan zakat serta ibadah shalat umat Islam dengan ibadah umat Kristen.

Usai viral, Pendeta Gilbert memilih untuk menyambangi rumah Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), untuk menjadi jembatan permintaan maafnya kepada umat Muslim.

"Sebelum saya lanjutkan kalimat saya ini mendingan saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf karena kegaduhan yang ada," katanya di kediaman pribadi JK, Jakarta, Senin (15/4/2024).

Baca Juga: Kabur ke Thailand, Kisah Transgender Malaysia yang Dituduh Hina Islam karena Kenakan Kerudung

Pendeta Gilbert kemudian menjelaskan kronologi video ceramahnya yang viral tersebut, ia menyebut bahwa video yang viral adalah potongan-potongan yang tidak lengkap sehingga menimbulkan kegaduhan.

"Beberapa catatan yang perlu saya garis bawahi, yang pertama pasti tidak ada niat saya untuk mengolok-olok apalagi menghina, sama sekali tidak," ucapnya.

"Mungkin ada yang melihatnya (video viral) dengan kaca mata yang berbeda. Lalu kemudian, mengedit-edit. Apa tujuannya, ya buat saya setiap kita hanya Tuhan yang tahu. Tetapi yang pasti bahwa penjelasan itu bukan penjelasan yang lengkap," bebernya.

Dia kemudian menjelaskan, bahwa ceramahnya tersebut adalah otokritik umat Kristen, misalnya tentang ibadah Shalat lima kali sehari, dan zakat di Islam sebesar 2,5 persen, sedangkan Kristen 10 persen.

"Jadi enggak mungkin saya menebar sesuatu yang buruk karena justru ini seperti otokritik bagi kita, ayo kota berbuat lebih baik. Kita belajar dari saudara sepupu, saya biasanya di dalam Gereja menyebut umat islam sebagai sepupu," jelasnya.

Di akhir penjelasannya, Pendeta Gilbert kemudian mencium tangan JK, sebagai tanda permintaan maaf kepada umat muslim di Indonesia yang tersinggung dengan kata-kata di ceramahnya beberapa waktu lalu.

"Semoga di momen yang indah ini kebersamaan kita Indonesia, jauh lebih berharga daripada kasak-kusuk yang terjadi. Dan untuk itu kalau berkenan saya pegang tangan Pak JK, saya cium tangan ini, sebagai tanda kepada umat muslim saya memohon maaf sekali lagi," tutupnya.

Sebelumnya, Video ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong dalam sebuah acara di gereja menimbulkan gejolak di kalangan warganet. Video berdurasi 59 detik itu beredar luas di dunia maya.

Salah satu akun X @Munir_Ti*** membagikan video ini pada Minggu (14/4) pagi dan sudah ada 285 ribu lebih yang menonton hanya dalam hitungan beberapa jam.

"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya, saya bilang loe 2,5 (kewajiban zakat di Islam), gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," kata Gilbert disambut gelak tawa dan tepuk tangan jamaah yang hadir di acara tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.