Akurat
Pemprov Sumsel

Keren! Rumah di Gang Cipulir Jaksel Berhasil Raih Penghargaan New York, Begini Filosofis Bangunannya

Shalli Syartiqa | 8 Juli 2024, 15:20 WIB
Keren! Rumah di Gang Cipulir Jaksel Berhasil Raih Penghargaan New York, Begini Filosofis Bangunannya

AKURAT.CO Sebuah rumah di gang kawasan Cipulir, Jakarta Selatan pernah menarik perhatian dunia hingga mendapatkan penghargaan dari New York pada tahun 2020.

Rumah ini berhasil meraih penghargaan Small Architecture+ Small Living by People Choice pada ajang Artichizer Award 2020.

Desain rumah tersebut dirancang oleh perusahaan arsitek Delution.

Pembangunan rumah ini menghabiskan total anggaran sebesar Rp 450 juta. Fase pertama memerlukan biaya Rp 150 juta, kemudian tahap kedua yang mencakup pembangunan atap, menelan biaya Rp 200 juta. Tahap terakhir menghabiskan Rp 100 juta.

CEO Delution, Muhammad Egha, mengungkapkan bahwa rumah ini terinspirasi oleh dua orang kakak beradik yang merupakan pemilik rumah tersebut.

Baca Juga: VIRAL Data Seorang Pelamar Kerja Diduga Dipakai HRD Untuk Pinjol Hingga Rp10 Juta, Begini Kronologinya

Kedua saudara tersebut meminta bantuan Delution untuk merancang rumah yang bisa mereka tinggali bersama.

Egha menjelaskan bahwa filosofi hubungan kakak beradik diterapkan dalam desain rumah yang dinamakan 'The Twins'.

The Twins terdiri dari dua bangunan berdampingan yang berdiri di atas lahan seluas 70 meter persegi.

Rumah ini terdiri dari dua bangunan dengan ukuran yang berbeda. Satu rumah memiliki dua kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang makan untuk empat orang.

Baca Juga: Mabes Polri Berikan Asistensi ke Polda Sumut atas Kebakaran Rumah Wartawan Tribrata TV

Rumah lainnya memiliki satu kamar tidur, kamar mandi, dan ruang keluarga.

Kedua bangunan ini dihubungkan oleh pintu kaca yang dapat dipasang dan dibuka kapan saja untuk menciptakan ruangan multiguna yang lebih luas.

Bentuk kedua bangunan tersebut tidak sama karena satu bangunan lebih tinggi dari yang lain, melambangkan hubungan kakak dan adik yang saling mendukung.

"Kalau bicara filosofinya, karena ini kakak beradik, ada dua rumah kembar berdekatan. Seperti yang bisa dilihat, ada rumah yang pendek dan yang tinggi, ini seperti kakak yang menggandeng adiknya," jelas Egha.

Egha juga menyatakan bahwa mereka ingin menciptakan sesuatu yang ikonik.

Meskipun The Twins berada di dalam gang sempit, dia ingin rumah tersebut menjadi ikonik di lingkungannya.

Karena lingkungan sekitar yang sangat padat, akses ke rumah The Twins hanya berupa gang selebar 1,5 meter, sehingga hanya bisa dicapai dengan sepeda motor atau berjalan kaki.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.