Bawaslu Instruksikan Jajaran Usut Dugaan Pelanggaran di PSU

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menginstruksikan jajaran di tingkat provinsi, kabupaten/kota menyelidiki dugaan pelanggaran pada gelaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2024.
Anggota Bawaslu, Puadi, mengatakan, PSU merupakan tahapan akhir Pemilu 2024.
Oleh karena itu, PSU menjadi objek yang akan diawasi Bawaslu.
"Pascaperintah Mahkamah Konstitusi untuk dilakukan pemungutan suara ulang, maka hukum di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) itu masih berlaku sampai nanti bulan Oktober," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Baca Juga: Dipermanenkan Persija Jakarta, Gustavo Almeida Ingin Kembali Tajam di Liga 1 Musim Baru
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu itu mengatakan bahwa jajaran di daerah sudah melakukan pengawasan melekat untuk menyelidiki dugaan pelanggaran.
"Jika nanti ada informasi-informasi awal berkaitan dengan dugaan pelanggaran, tentunya informasi awal ini harus segera dilakukan proses penelusuran," ujar Puadi.
Lebiht lanjut, dia menuturkan, penyelidikan sesuai arahan Bawaslu pusat akan berfungsi sebagai laporan awal alias temuan yang dapat dijadikan bahan untuk penindakan.
"Untuk memastikan apakah ada dugaan pelanggaran atau tidak," pungkas Puadi.
Baca Juga: Kapolri Pastikan Akan Tuntaskan Kasus Vina Cirebon
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








