Akurat
Pemprov Sumsel

Awal Mula Nama Lubang Buaya dan Mengapa Jadi Tempat Pembuangan Korban G30S/PKI?

Shalli Syartiqa | 30 September 2024, 09:48 WIB
Awal Mula Nama Lubang Buaya dan Mengapa Jadi Tempat Pembuangan Korban G30S/PKI?

AKURAT.CO Peristiwa G30S/PKI atau Gerakan 30 September menjadi salah satu momen tragis dalam sejarah Indonesia.

Peristiwa ini merupakan upaya kudeta yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan tujuan mengganti ideologi negara menjadi komunis di era Presiden Soekarno.

PKI, sebagai salah satu partai terbesar dan tertua di Indonesia yang berideologi komunis, terlibat dalam aksi tersebut.

Dalam peristiwa ini, enam jenderal, tiga perwira, seorang polisi, dan seorang anak perempuan dari salah satu jenderal menjadi korban dan jenazah mereka dibuang ke sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Hingga kini, sumur tersebut dikenal sebagai simbol bisu dari kekejaman peristiwa G30S/PKI.

Dikutip dari berbagai sumber, Senin (30/9/2024), berikut awal mula penamaan Lubang Buaya dan alasannya dijadikan tempat pembuangan korban G30S.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Asmara 30 September 2024: Aries Perlu Hindari Pertengkaran dengan Pasangan!

Awal mula nama Lubang Buaya

Dikutip dari Jurnal Local History & Heritage yang berjudul "Menelisik Sejarah Penamaan Jalan Lubang Buaya dan Kaitannya dengan Peristiwa G30S" yang ditulis oleh Aqiilah Afiifadiyah Rahman dan Jumardi, Lubang Buaya awalnya merupakan nama sebuah jalan dan kelurahan di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Sebelum menjadi kawasan padat penduduk, daerah ini dulunya berupa rawa dengan sungai yang dihuni oleh banyak buaya.

Selain buaya yang terlihat secara fisik, masyarakat juga percaya adanya buaya gaib atau siluman buaya putih.

Namun, seorang ulama bernama Pangeran Syarif berhasil mengatasi gangguan buaya-buaya tersebut, sehingga wilayah itu kemudian dinamakan Lubang Buaya.

Baca Juga: Alat Peraga Kampanye Rido Dirusak, Jubir: Tindakan Destruktif Tidak Lunturkan Semangat Kami untuk Terus Hadirkan Pilkada Riang Gembira

Alasan Lubang Buaya jadi tempat pembuangan korban G30S

Lubang Buaya dijadikan lokasi eksekusi Pahlawan Revolusi karena merupakan basis dari Partai Komunis Indonesia (PKI) dan termasuk dalam wilayah yang berada di bawah kendali mereka.

 

Tempat ini menjadi markas PKI berkat izin dari Mayor Udara Sujono, yang saat itu menjabat sebagai Komandan Resimen Keamanan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di Pangkalan Udara Halim.

Pada 1 Oktober 1965, ketujuh jenazah ditemukan dalam kondisi bertumpuk di sebuah sumur tua yang ditutupi oleh dedaunan, kain bekas, dan batang pisang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.