Akurat
Pemprov Sumsel

Alasan Presiden Prabowo Membentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Kesulitan Harus Segera Diatasi

Mukodah | 23 Oktober 2024, 19:38 WIB
Alasan Presiden Prabowo Membentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Kesulitan Harus Segera Diatasi

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menggelar rapat Kabinet Merah Putih perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Dalam rapat ini, Prabowo membeberkan alasannya membentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Menurut Prabowo, berdirinya badan ini bertujuan agar kesulitan yang ada dapat cepat diatasi.

"Bukan saya ingin mencampuri pekerjaannya kementerian-kementerian, tidak. Tapi saya ingin membantu, di mana ada bottle neck, di mana ada kesulitan segera kita atasi. Marilah kita jujur mengakui bahwa birokrasi di kita sangat terkenal, sangat terkenal ribetnya, sangat terkenal lambatnya," jelas Prabowo.

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan ini nantinya akan mempelajari dan memonitor semua program perlindungan sosial dan bantuan.

Supaya tepat sasaran ke golongan masyarakat yang memerlukan bantuan.

"Badan ini akan mempelajari, akan mengikuti semua program-program perlindungan sosial. Semua program-program bantuan ke bagian golongan rakyat yang masih perlu bantuan," kata Prabowo.

Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Beberkan Solusi SDM Prabowo-Gibran untuk Mencapai Indonesia Emas

Untuk diketahui, Prabowo menunjuk Budiman Sudjatmiko menjadi Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Sebelumnya, dalam sesi wawancara di Istana Merdeka, Budiman mengaku telah diberikan mandat oleh Prabowo untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia secara maksimal selama periode 2024-2029.

"Seluruh persoalan kemiskinan itu harus bisa ditekan habis sampai lima tahun ke depan, dan itu menjadi tanggung jawab badan yang kami pimpin," katanya pada Selasa (22/10/2024).

Budiman menjelaskan bahwa badan yang ia pimpin akan berkoordinasi dengan kegiatan pengentasan kemiskinan di beberapa kementerian.

Di antaranya Kementerian Desa, Tenaga Kerja, Perindustrian, Kominfo, Pendidikan hingga Kesehatan.

Dengan koordinasi itu, Budiman menilai mereka akan mendapatkan data-data yang valid dan objektif serta dinamis.

Baca Juga: Budiman Sudjatmiko: Ingin Keadilan Tanpa Mengoreksi Ketimpangan Itu Sama dengan Omon Omon

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK