Program MBG Bikin Anak Makin Pintar Membaca dan Matematika, Ini Penjelasan Hamdan Hamedan

AKURAT.CO Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO, Hamdan Hamedan, baru-baru ini mengungkapkan soal manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Prabowo-Gibran.
Hal tersebut disampaikan oleh Hamdan Hamedan melalui akun Instagram @pco.ri pada Rabu (30/10/2024) kemarin.
Baca Juga: Pemerintah Membentuk 85 Satuan Layanan Program Makan Bergizi Gratis
Dalam pernyataannya, Hamdan Hamedan mengatakan bahwa program MBG memiliki triple benefits yang bisa meningkatkan kecerdasan di bidang Membaca dan Matematika.
Tak hanya itu, program MBG juga dapat menjadikan generasi Indonesia yang lebih sehat lebih cerdas dan lebih sejahtera.
"Kami siap langsung kerja program makan bergizi gratis mempunyai triple Benefits yaitu menjadikan Generasi Indonesia yang lebih sehat lebih cerdas dan lebih sejahtera," jelas Hamdan Hamedan dikutip pada Kamis (31/10/2024).
Hamdan Hamedan pun menjelaskan bagaimana program MBG dapat memberikan manfaat yang luar biasa.
"Pemberlakuan program MBG terbukti membantu meningkatkan partisipasi siswa-siswi dan santri di sekolah dalam sebuah studi di India menunjukkan bahwa pemberlakuan program MBG mampu meningkatkan nilai ataupun prestasi di bidang ini membaca hingga 18% ada keuntungan 3 hingga 9%," terangnya.
Postingan tersebut dengan cepat mendapatkan dukungan yang luas dari netizen.
Banyak dari mereka berharap program MBG dapat berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dukungan ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk melihat program tersebut sukses dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program MBG merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045.
Program ini direncanakan akan dimulai pada Januari 2025.
"Makan bergizi salah satu yang menjadi program prioritas Beliau. Insyaallah mulai Januari sudah akan bisa dilaksanakan," Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati, mengonfirmasi bahwa program makan bergizi gratis baru akan dimulai pada Januari 2025.
Ia menjelaskan bahwa penundaan tersebut disebabkan karena anggaran untuk program ini belum tersedia.
"Anggarannya baru akan ada, jadi untuk tahun depan, perlu upaya besar agar program makan gizi gratis ini dapat terlaksana," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (28/10/2024).
Rahayu menambahkan bahwa penundaan ini hanya berkaitan dengan urusan teknis, yaitu penyesuaian APBN 2025.
"Perlu dilihat dari APBN yang diajukan pemerintah untuk 2025, yang berarti harus dilakukan perubahan dan adaptasi dengan kabinet baru," ungkapnya.
Sementara itu, hingga akhir tahun, Rahayu menyatakan bahwa akan dilakukan ujicoba dan sosialisasi terlebih dahulu.
"Kami masih perlu banyak ujicoba dan sosialisasi, karena dibutuhkan sekitar 48.000 dapur di seluruh Indonesia," jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa penerapan program tahun depan tidak akan langsung mencakup semua daerah, melainkan hanya daerah-daerah prioritas.
Baca Juga: Pramono Anung Janji Sukseskan Program Makan Gratis dari Presiden Prabowo di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









