Rumah Politik Indonesia Kritik Budi Arie Terkait Kasus Perlindungan Situs Judi Online di Kementerian Komdigi

AKURAT.CO Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) setelah terungkapnya keterlibatan 16 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam melindungi situs judi online.
Fernando menyebut, kasus ini menunjukkan adanya kegagalan kepemimpinan Budi Arie di kementerian tersebut.
"Dengan adanya belasan pegawai yang terlibat dalam melindungi situs judi online atau memberikan dukungan kepada aktivitas tersebut, ini membuktikan kegagalan Budi Arie sebagai Menkominfo," kata Fernando dalam keterangan persnya, Jumat (8/11/2024).
Baca Juga: Kementerian Kominfo Gencar Blokir Situs dan Akun yang Terlibat Judi Online
Fernando mendesak agar para pegawai yang terlibat mengungkap pihak-pihak lain yang mungkin turut menerima aliran dana dari situs perjudian ilegal itu.
"Ini harus diusut tuntas. Siapapun yang terlibat tidak boleh dilindungi. Saya meminta agar para pegawai bersedia secara terbuka mengungkap siapa saja yang menerima aliran dana," ujarnya.
Lebih lanjut, Fernando meminta pihak kepolisian agar bertindak tegas dalam menyelidiki dan memeriksa para pejabat di Kementerian Komdigi.
Baca Juga: Ridwan Kamil Berkomitmen Jadikan JIS sebagai Home Base Persija Jakarta
"Saya juga mendesak agar dilakukan pemeriksaan terhadap pejabat yang lebih tinggi. Berdasarkan informasi yang beredar, ada dugaan pegawai yang lolos rekrutmen melalui jalur khusus. Ini perlu ditelusuri lebih lanjut, apakah ada kaitan khusus dengan menteri," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








