Akurat
Pemprov Sumsel

88.365 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pilkada Lewat Operasi Mantap Praja Jaya 2024

Dwana Muhfaqdilla | 25 November 2024, 13:44 WIB
88.365 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pilkada Lewat Operasi Mantap Praja Jaya 2024

AKURAT.CO Ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta melakukan apel kesiapan Operasi Mantap Praja Jaya 2024. Apel ini bertujuan, untuk memastikan kelancaran pengamanan Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, mengungkapkan bahwa Operasi Mantap Praja Jaya akan melibatkan 88.365 personel gabungan, yang terdiri dari 6.991 personel TNI, 17.448 personel Polri, serta 63.936 personel Linmas. Para personel ini akan disebar ke 31.963 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Operasi ini kami gelar selama 140 hari dengan tujuan menciptakan keamanan, kelancaran, dan ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung. Kami siap mengantisipasi segala potensi kerawanan demi menjamin kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi ini," ujar Karyoto di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

Dia pun mengingatkan kepada seluruh personel pengamanan, untuk memonitor dan mengantisipasi perkembangan yang ada di lapangan.

Baca Juga: Bawaslu Wajib Awasi Potensi Politik Uang dan Hoaks di Masa Tenang Pilkada

"Jangan underestimate serta terlena dengan situasi yang terlihat landai. Tetap melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis, dan profesional sesuai SOP dengan menerapkan body system, guna menjamin keselamatan personel," ungkap dia.

Selain itu, Karyoto meminta personel untuk mengedepankan Komunikasi publik dan upaya cooling system, agar masyarakat bisa berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024.

"Dengan terhindar dari polarisasi, sehingga proses pemungutan suara dan penghitungan suara di lokasi TPS sampai dengan selesai dapat berjalan dengan aman dan terkendali," tukas dia.

Sementara itu, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan.

"Pengamanan yang optimal hanya bisa dicapai melalui koordinasi yang kuat. Kami berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat selama Pilkada berlangsung," tegasnya.

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi.

Turut hadir dalam apel, sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, Kepala Satpol PP Arifin, serta jajaran Kapolres se-Jakarta Raya.

Apel ditutup dengan pengecekan kesiapan personel oleh ketiga pemimpin tersebut yang meninjau barisan menggunakan kendaraan dinas. Momen ini menjadi simbol kesiapan total seluruh pihak dalam menyukseskan pesta demokrasi di Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.