KPK Fasilitasi 10 Tahanan Gunakan Hak Suara di Pilkada Jakarta 2024

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi 10 tahanan di rumah tahanan (rutan) KPK untuk menggunakan hak suaranya di Pilkada Jakarta 2024. Pencoblosan berlangsung di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pencoblosan dilakukan mulai pukul 11.25 WIB hingga 11.40 WIB. Saat ini, ada 40 tahanan yang menghuni Rutan KPK. Namun, hanya 10 orang ber-KTP Jakarta.
"Sejumlah 10 Tahanan di Rutan KPK menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak untuk wilayah DKI Jakarta. Artinya, seluruh Tahanan yang ber-KTP DKI telah menggunakan hak suaranya dalam Pilkada kali ini," ucap Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Rabu (27/11/2024).
Baca Juga: Suara Pramono-Rano Unggul di TPS Kun Wardana
Pemungutan suara itu bekerja sama dengan panitia yang bertugas di wilayah Guntur, Jakarta Selatan. Adapun petugas KPPS yang datang ke Rutan KPK terdiri dari dua orang. Kemudian ada juga pengawas pemilu dan saksi, masing-masing satu orang.
Menurut Budi, pelaksanaan pemungutan suara ini untuk menjamin dan memastikan hak-hak dasar tahanan. Salah satunya terpenuhinya sebagai pemilih dalam pilkada.
"KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petugas sehingga prosesnya dapat berjalan lancar dan sesuai asas-asas pemilu," kata Budi.
Berdasarkan informasi dihimpun 10 tahanan KPK yang nyoblos yakni, Ahmad Taufik, Anjar Sulistiyono, Andhi Pramono, Max Ruland Boseke, dan Indra Sukmono Arharrys. Lalu, Richard Cahyanto, Sahata Lumbantobing, Satrio Wibowo, Saut Irianto Rajagukguk, Yanto Suhanto, dan Toras Panggabean.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








