Akurat
Pemprov Sumsel

Yakinkan Para Pebisnis Jepang, Prabowo Sebut Pemerintah Indonesia Bersih dan Melayani Rakyat

Atikah Umiyani | 6 Desember 2024, 21:28 WIB
Yakinkan Para Pebisnis Jepang, Prabowo Sebut Pemerintah Indonesia Bersih dan Melayani Rakyat

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan para perwakilan bisnis dari Jepang, yang tergabung dalam Japan Indonesia Association (JAPINDA) dan Japan Jakarta Club (JJC).

Pertemuan yang dibalut makan siang ini berlangsung dengan hangat dan dihadiri 19 delegasi dari JAPINDA dan 14 delegasi JJC. Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa kabinet yang dia pimpin memiliki kerja sama yang baik dalam melayani rakyat dan mengutamakan pemerintahan yang bersih.

"Yang terpenting, melayani rakyat, pemerintahan yang bersih, birokrasi yang efisien," kata Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga: ISESS Yakin Prabowo Tak Kesampingkan Kedaulatan Indonesia di Laut China Selatan

Dia mengatakan, hadirnya investor Jepang ke Indonesia sangat disambut baik oleh pemerintah. Dengan harapan, Jepang akan mendukung Indonesia dalam pembangunan ekonomi, SDM, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

"Situasi global penuh dengan ketidakpastian, itulah sebabnya Indonesia ingin bersahabat dengan semua. Secara tradisi, kita tidak memihak," ujarnya.

Dia mengungkap kembali, soal prinsip diplomasinya bahwa seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Oleh karenanya, kunjungan investor Jepang ini adalah suatu langkah baik dalam menjaga persahabatan.

"Kita bersahabat dengan semua. Filosofi kita adalah seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Jadi, kita sambut dengan tangan terbuka," imbuhnya.

"Kita sangat optimis, kita akan melaju sangat cepat. Kita akan mencapai target yang tinggi. Kita akan buktikan kepada semua orang bahwa Indonesia bisa," tutup Prabowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.