Jarak TPS hingga Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab Tingginya Golput di Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan tingginya angka golongan putih (golput) atau warga yang tidak menggunakan hak pilih dalam Pilkada Serentak 2024 disebabkan oleh berbagai faktor.
Salah satu penyebabnya adalah, jadwal pelaksanaan Pilkada yang berdekatan dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif.
"Angka golput tinggi ini kan bisa macam-macam ya, karena faktor administratif, faktor ideologis, dan faktor teknis. Penyelenggaraan yang terlalu berdekatan antara Pileg, Pilpres, dan Pilkada ini salah satu penyebabnya," kata Bima Arya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga: Lakukan Pencoblosan? Kota Kasablanka Bagi-bagi Voucher Anti Golput Lewat Klingking Fun November
Selain itu, dia menyoroti faktor cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah, seperti Kabupaten Flores Timur di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang baru-baru ini mengalami bencana alam berupa letusan Gunung Lewotobi Laki-laki. Menurutnya, kondisi ini turut memengaruhi tingkat partisipasi pemilih.
"Faktor cuaca dan bencana di beberapa daerah ini juga menjadi kendala. Memang musim bencana seperti ini mengurangi partisipasi pemilih," ujarnya.
Dia juga menyoroti, jarak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terlalu jauh dari tempat tinggal pemilih sebagai faktor lain yang menurunkan partisipasi. Hal ini diperparah dengan jumlah TPS yang terbatas di beberapa daerah.
"Ada juga faktor TPS yang lebih sedikit, sehingga jaraknya jauh antara pemilih dengan TPS. Jadi banyak faktor yang saling memengaruhi," jelasnya.
Meski demikian, Bima menekankan pentingnya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, tingginya angka partisipasi menjadi indikator legitimasi demokrasi dalam Pilkada Serentak 2024.
"Tingkat partisipasi politik yang tinggi jelas lebih baik bagi legitimasi demokrasi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








