Jangan Tertipu! Ini 6 Cara Cerdas Agar Terhindar dari Penipuan Berkedok Bansos

AKURAT.CO Penipuan berkedok bantuan sosial (bansos) semakin marak terjadi, terutama menjelang masa-masa pencairan dana.
Di tengah kesibukan dan kesulitan yang dialami banyak orang, para pelaku penipuan memanfaatkan rasa empati dan kebutuhan masyarakat untuk memperoleh keuntungan.
Baca Juga: Bansos PKH Cair Desember 2024, Penerima Cek Secara Online di Sini Lengkap dengan Nominalnya!
Biasanya, penipu akan mengklaim dapat memberikan bantuan sosial dengan imbalan tertentu, seperti meminta data pribadi atau bahkan uang.
Namun, meskipun ancaman penipuan ini semakin canggih, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghindarinya.
Agar kamu tidak menjadi korban, berikut adalah 6 cara cerdas yang bisa diterapkan untuk melindungi diri dari penipuan berkedok bansos.
1. Akses Hanya dari Sumber Resmi
Untuk mendapatkan informasi yang valid dan terkini mengenai bantuan sosial, pastikan Anda mengunjungi situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di App Store atau Google Play. Hindari mencari informasi dari situs atau aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya.
2. Periksa Keaslian Informasi
Pastikan semua informasi yang Anda terima tentang bansos berasal dari sumber yang terpercaya dan kredibel, seperti situs web resmi pemerintah atau akun media sosial resmi Kementerian Sosial. Hindari mempercayai informasi yang tersebar melalui grup WhatsApp atau media sosial yang tidak jelas.
3. Selalu Update Pengetahuan Tentang Modus Phishing
Penipuan berkedok bansos selalu berkembang dengan berbagai modus baru. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperbarui informasi tentang cara-cara penipuan yang sedang marak agar kita dapat lebih waspada dan tidak terjebak.
4. Laporkan Segera Jika Menemukan Penipuan
Jika Anda menerima tautan atau pesan yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang, seperti Kementerian Sosial atau kepolisian setempat. Melaporkan penipuan akan membantu mencegah orang lain menjadi korban.
5. Lindungi Data Pribadi Anda
Penipu sering kali meminta informasi pribadi seperti NIK, nomor KK, atau data rekening bank. Ingat, pemerintah tidak akan pernah meminta data pribadi melalui pesan atau telepon. Jangan pernah memberikan data pribadi Anda kecuali di platform resmi yang terpercaya.
6. Waspada Terhadap Tautan Mencurigakan
Sebelum mengklik tautan atau membuka file yang diterima melalui pesan teks, email, atau media sosial, pastikan Anda memeriksa sumbernya dengan teliti. Hindari membuka tautan yang dikirimkan oleh orang yang tidak dikenal atau pesan yang tampaknya mencurigakan, karena ini adalah salah satu modus utama penipuan phishing.
Sebagai informasi, Kementerian Sosial ebagai lembaga yang menyalurkan bansos menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengirimkan tautan atau link terkait pendaftaran maupun pencairan bansos.
Baca Juga: Sudah Cair Desember 2024, Cara Cek Penerima Bansos BPNT Lewat HP dengan Link Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





