Sebanyak 69 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Hujan

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 69 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan hingga akhir Desember 2024, berdasarkan Zona Musim (ZOM).
"Sudah 69 persen dari jumlah Zona Musim Indonesia memasuki musim hujan. Sisanya masih mengalami musim kemarau. Saat ini tidak ada daerah yang mengalami tidak ada hujan lebih dari dua bulan," jelas BMKG melalui keterangan resmi, Selasa (24/12/2024).
Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Doa dan Amalan Menghadapi Cuaca Buruk dan Hujan Ekstrem
Lalu sebagian besar Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung bagian Barat, sebagian besar Banten, sebagian besar Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Kemudian sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat.
Lalu sebagian besar Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Maluku Utara, sebagian kecil Maluku, sebagian besar Papua Barat dan Papua.
Baca Juga: Antisipasi Hujan Ekstrem, Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan
BMKG mengatakan, daerah kurang hujan dengan kategori panjang sampai dengan tengah Desember 2024 berada di Gorontalo yakni selama 22 hari.
Sementara, curah hujan pada Dasarian II Desember 2024 bervariasi dari kriteria rendah (11 persen), menengah (72 persen) dan tinggi-sangat tinggi (17 persen).
Kriteria curah hujan tinggi di sebagian Kalbar, Jateng, sebagian Jatim, sebagian Bali, sebagian Sulsel dan Sebagian Papua.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir di Jakarta Akibat Hujan Lebat
BMKG memprediksi, hujan dengan kriteria menengah (20-150 mm per dasarian) berada di Sumatera, sebagian besar Jabar, Banten, Jakarta, Jateng, DIY dan Jatim, Bali, NTB, Kalimantan.
Lalu sebagian besar NTT dan Sulawesi, sebagian besar Malut, Maluku, sebagian besar Papua Barat, sebagian Papua.
Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (lebih dari 150 mm per dasarian) meliputi Jabar bagian Timur, sebagian Papua, sebagian kecil NTT, sebagian kecil Sulsel bagian Selatan, sebagian kecil Sulteng dan Sultra, sebagian kecil Malut bagian Utara dan sebagian kecil Papua Barat.
Selain itu, BMKG memprediksi sebanyak 16 wilayah memiliki potensi banjir kategori tinggi, meliputi Jawa Barat (Ciamis, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang); Jawa Tengah (Pemalang, Purbalingga); Sulawesi Selatan (Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkajene Kepulauan, Soppeng dan Takalar).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








