Akurat
Pemprov Sumsel

Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung April 2027, Bisa Bantu Atasi Banjir Rob

Rizky Dewantara | 1 Januari 2025, 23:46 WIB
Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung April 2027, Bisa Bantu Atasi Banjir Rob

 

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan, pembangunan Tol Semarang-Demak dapat selesai pada April 2027. Saat ini, pembangunan tol tersebut masih berjalan sesuai dengan timeline.

Tercatat, progres fisik pekerjaan Tol Semarang-Demak hingga 23 Desember 2024 mencapai 29,68 persen, dengan target selesai April 2027.

"Secara keseluruhan tidak ada kendala, hanya saat musim-musim seperti ini saja, angin kencang, hujan deras dan otomatis kapasitas kerja juga berkurang karena memang safety pekerjaan yang kita utamakan," kata Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (1/1/2025).

Baca Juga: Volume Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Naik 8,2 Persen pada Malam Tahun Baru 2025

Menurut Dody, saat ini progres pekerjaan Tol Semarang-Demak Seksi 1 dalam tahap Soil improvement atau proses teknik untuk meningkatkan daya dukung tanah lebih stabil, sehingga ketika proses pengerjaan aspal sudah lebih mantap.

"Ini kita bangun agar rob yang sekian hektare tadi tidak terjadi lagi pada musim-musim rob. Kemudian juga semoga banjir di tengah kota bisa berkurang yang disebabkan rob," imbuhnya.

Tol Semarang-Demak memiliki total panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi, yakni Seksi 1 Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 km yang berada di atas laut dan Seksi 2 ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km yang berada di daratan dan telah beroperasi sejak 25 Februari 2023.

Untuk Seksi 1 Kaligawe-Sayung menjadi porsi pemerintah yang terbagi menjadi 3 paket, yakni Paket 1A dengan Penyedia Jasa Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG) dengan progres fisik 46,2 persen, Paket 1B adalah Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (WIKA) dan China Road and Bridge Corporation (CRBC) dengan progres 27,6 persen serta Paket 1C adalah Adhi Karya dan Sinohydro dengan progres 20,4 persen.

Kehadiran Tol Semarang-Demak diharapkan dapat semakin melengkapi konektivitas jaringan jalan di wilayah Jawa Tengah bagian utara sekaligus menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata religi khususnya di wilayah Demak.

Baca Juga: Jasamarga Tambah Lima Gardu Tol Japek untuk Atasi Kepadatan Arus Balik Nataru

Di samping itu, dengan pembangunan jalan tol yang terintegrasi dengan tanggul laut ini, diharapkan permasalahan banjir rob di Semarang Timur khususnya Kaligawe-Sayung yang mengakibatkan kerugian ekonomi cukup signifikan, dapat teratasi.

Sebelumnya, Direktur Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rachman Arief Dienaputra menyebutkan bahwa progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak sampai saat ini mencapai 20 persen.

"Progres (Jalan Tol Semarang-Demak) sekitar 20 persen total ya. Karena memang ini hal baru yang dibangun," katanya, usai peresmian Jalan Layang Madukoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2024).

Pengerjaan Jalan Tol Semarang-Demak, kata dia, menggunakan konstruksi dari cerucuk bambu yang memang merupakan teknologi baru, sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut.

"Kami menggunakan bambu, cerucuk bambu, kemudian teknologi baru ini. Direncanakan selesai di 2027," katanya pula.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.