Komisi II DPR RI Minta MK Tangani Sengketa Pilkada Serentak 2024 dengan Profesional

AKURAT.CO Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menangani sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 dengan profesional.
Menurutnya, MK memiliki peran penting dalam menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada), sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.
"Kami tentu mengimbau proses hukum yang sekarang sedang dan akan terus berjalan, terutama di Mahkamah Konstitusi, bisa dilakukan dengan baik," kata Rifqi dikutip Kamis (2/1/2025).
Baca Juga: Digelar Februari 2025, Pelantikan Kepala Daerah Bakal Berbenturan dengan Proses Sengketa Pemilu
Dia menekankan, bahwa penanganan PHP Kada oleh MK merupakan opsi terakhir dalam penegakan hukum terkait pemilu maupun pilkada. Oleh karena itu, MK diminta untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya.
"Agar kita semua bisa mendapatkan hasil pilkada yang maksimal," imbuhnya.
Menurutnya, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 telah berjalan sesuai prinsip demokrasi yang baik. Dia menyoroti, bahwa pilkada berlangsung damai di seluruh wilayah Indonesia, mencakup 545 titik provinsi, kabupaten, dan kota.
"Pelaksanaan demokrasi konstitusional kita, terutama Pilkada Serentak 2024, bisa kita laksanakan dengan baik dan lancar," ucapnya.
Dia juga mengapresiasi dinamika politik yang terjadi selama pilkada, karena tidak mencederai persatuan bangsa.
"Tentu sebagai bagian dari kompetisi politik terjadi dinamika di sana sini, tetapi dinamika itu alhamdulillah tidak mencederai persatuan kita sebagai sebuah bangsa," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








