Mutu dan Keamanan Salah Satu Merek AMDK Ini Dipertanyakan, Konsumen Klaim Temukan Air Keruh dan Benda Asing

AKURAT.CO Kualitas dan keamanan salah satu produk air minum dalam kemasan (AMDK) ternama di Indonesia, sekaligus sebagai pemimpin pasar air minum dalam kemasan selama lebih dari empat dekade, kembali menjadi sorotan publik.
Seorang ibu rumah tangga, membagikan pengalamannya melalui video TikTok yang viral setelah menemukan air galon yang baru dibelinya terlihat keruh dan berisi benda asing.
Dalam video berdurasi singkat yang diunggah di akun TikTok @playtodia, sang ibu dengan nada kesal memperingatkan konsumen lain untuk berhati-hati.
"Siapa di sini yang masih pakai air mineral galon Aqua? Mending enggak usah pakai lagi, guys. Super jorok banget," katanya, dikutip pada Rabu (15/1/2025).
Ia memperlihatkan secara rinci kondisi air dalam galon tersebut, dengan jelas menunjukkan partikel kotoran mengambang.
“Ini galon baru buka, ya. Tuh, itu sampah apa saya enggak bisa pastikan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyebut air dalam galon tersebut serupa dengan 'air comberan,' mempertegas rasa kecewa terhadap mutu produk yang seharusnya premium.
Baca Juga: Pisau Modifikasi Jadi Alat Nanang Gimbal Habisi Sandy Permana
Tidak berhenti di situ, ibu tersebut menunjukkan logo dan kode registrasi pada tutup galon, namun menyoroti ketidaksesuaian antara klaim pihak perusahaan dengan fakta yang ia temukan.
"Katanya nomor di tutup galon dan galon harus sama, tapi di sini enggak ada tulisannya sama sekali," kata dia.
Insiden ini bukan yang pertama. Sebelumnya, seorang konsumen di Pamulang menemukan jentik hitam dalam galon perusahaan AMDK yang masih tersegel.
Video tersebut, diunggah pada Juli 2024, memperlihatkan jentik-jentik mengapung di permukaan air dan menempel di dinding galon.
Nomor seri yang tercantum pada segel, 250626CBIC11, memicu pertanyaan tentang kualitas pengawasan produk yang diklaim sebagai standar tertinggi.
Meski sudah berulang kali dilaporkan, konsumen mengeluhkan kurangnya respons dan penjelasan dari perusahaan. Hal ini memperburuk persepsi masyarakat terhadap merek yang sebelumnya dipandang terpercaya.
Praktik distribusi yang luas dan penggunaan model pengisian ulang tanpa pengawasan ketat menambah tantangan dalam menjaga kualitas air hingga sampai ke tangan konsumen.
Meskipun perusahaan ini terus mengklaim menggunakan sumber air dari pegunungan terbaik, laporan seperti ini mempertegas perlunya pengawasan dan transparansi lebih besar terkait rantai distribusi dan kontrol mutu.
Insiden-insiden ini memicu desakan publik agar perusahaan mengambil tindakan konkret dalam meningkatkan pengawasan produksi dan distribusi galon.
Langkah-langkah seperti penyempurnaan sistem pengemasan dan pengembangan tutup berulir untuk mencegah kontaminasi menjadi beberapa rekomendasi yang disuarakan oleh konsumen dan pengamat industri.
Baca Juga: KPK Cecar Plt Dirjen Imigrasi Soal Tim Pemeriksa Perlintasan Harun Masiku Ciptaan Yasonna Laoly
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










