Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Matangkan Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Indonesia

Atikah Umiyani | 6 Februari 2025, 18:32 WIB
Prabowo Matangkan Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Indonesia

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mematangkan strategi untuk memperkuat investasi dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Hal itu dibahas saat menggelar rapat terbatar bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Usai pertemuan, Rosan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengambil peran lebih aktif dalam industri kendaraan listrik. Mengingat, sumber daya nikel yang melimpah serta ekosistem baterai yang sudah berkembang.

Namun, dia menyoroti bahwa hingga saat ini produksi mobil listrik nasional masih terbatas.

Baca Juga: Luncurkan Mobil Listrik EX5, Geely Andalkan Teknologi Baterai Garap Pasar Indonesia

"Kita kan potensi dari nikelnya segala macem, baterainya sampe baterai itu sudah ada, recycle baterainya sudah ada. Nah, tapi mobilnya kan kita belum ada nih, mobil listriknya, sedangkan kita kan sudah committed untuk net zero emission di 2060, malah keinginannya Bapak Presiden bisa lebih cepat," ujar Rosan.

Dia menyinggung, saat ini Indonesia masih bergantung pada investasi dari perusahaan luar seperti Hyundai, BYD, dan Wuling yang sudah membangun manufaktur di dalam negeri. Namun, dia menekankan perlunya peran lebih besar bagi Indonesia dalam industri ini.

"Produksi mobil kita kan sekitar 1,2 juta per tahun, dan berkembang, dan diharapkan di tahun 2030 tadi disampaikan sampai 2,5 juta. Ya, intinya masa kita hanya tidak bisa berperan lebih besar dari itu?," ujarnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai merek-merek yang sudah masuk ke pasar Indonesia, Rosan menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada investasi dari luar, tetapi juga mengkaji kemungkinan pengembangan kendaraan listrik nasional.

"Kita kan sudah ada Maung, ini mungkin ada pengembangan berikutnya, nanti kita akan bicara, akan kerjakan lebih lanjut lagi lah," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.