Prabowo Berkantor di IKN Mulai 2028, Bukti Konsisten dalam Keberlanjutan Pembangunan

AKURAT.CO Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2028 dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberlanjutan.
Meski pemerintah tengah menggencarkan efisiensi anggaran, pembangunan IKN dipastikan tetap berjalan.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menegaskan bahwa Prabowo tidak akan mengabaikan pembangunan IKN, meskipun saat ini pemerintah melakukan penyesuaian anggaran.
"Efisiensi anggaran tidak akan menghalangi Prabowo untuk mewujudkan rencana pembangunan IKN. Ia akan membuktikan komitmennya dengan berkantor di sana pada 2028," ujar Efriza kepada Akurat.co, Selasa (11/2/2025).
Efriza menilai bahwa keberlanjutan pembangunan IKN bukan sekadar janji politik, tetapi juga bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Resmi Dilantik sebagai Staf Khusus Menhan, KPK Koordinasi soal LHKPN
"Ini bukan sekadar janji politik, tetapi juga komitmen negara yang telah diatur dalam undang-undang. Prabowo ingin menunjukkan dirinya sebagai Presiden yang konsisten dengan target prioritasnya, salah satunya IKN," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan, keputusan Prabowo melanjutkan pembangunan IKN bukan semata untuk menjaga hubungan baik dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo.
"IKN adalah komitmen Prabowo sebagai Presiden, bukan sekadar faktor hubungan Jokowi-Prabowo. Sikapnya jelas mengedepankan keberlanjutan pembangunan," kata Efriza.
Dengan komitmen ini, Prabowo diharapkan dapat memastikan pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana, meskipun dengan skema anggaran yang lebih efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









