Ormas Keagaman Bakal Dapat Jatah Tambang, Menteri Hukum: Agar Tak Bergantung ke Pemerintah

AKURAT.CO Organisasi masyarakat (ormas) keagamaan di Indonesia bakal mendapatkan jatah mengelola tambang dari pemerintah.
Hal ini merujuk pada Revisi Undang-Undang (RUU) Mineral dan Batubara (Minerba), yang menjadi inisiatif DPR RI dan tengah dibahas oleh Badan Legislasi (Baleg).
Sebagai perwakilan pemerintah, Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mendukung langkah tersebut. Menurutnya, jatah tambang tersebut nantinya diperuntukkan agar bisa membiayai ormas untuk mandiri dalam ekonominya.
Baca Juga: DPR Akan Buka Ruang Diskusi Masyarakat, Bahas Pengelolaan Tambang oleh Perguruan Tinggi
"Terkait dengan ormas keagamaan saya pikir dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan ormas-ormas keagamaan dalam rangka fungsi ekonomi dan sosialnya saya rasa sangat bagus ya," kata Supratman usai rapat bersama Baleg DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan, jatah tambang ini juga agar ormas keagamaan tidak lagi menunggu sumbangan dari pemerintah untuk pendanaannya.
"Supaya tidak tergantung pada sumbangan-sumbangan dari pemerintah maupun anggota. Itu justru sangat membantu bagi pemerintah ke depannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, sejauh ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menjadi ormas pertama yang memperoleh lahan tambang eks PKP2B dari PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Langkah PBNU diikuti oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga telah memutuskan untuk menerima penawaran konsesi tambang batu bara dari pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








