Akurat
Pemprov Sumsel

Mendag Pastikan MinyaKita Akan Dipasok hingga Dua Kali Lipat untuk Lebaran 2025

Paskalis Rubedanto | 3 Maret 2025, 17:59 WIB
Mendag Pastikan MinyaKita Akan Dipasok hingga Dua Kali Lipat untuk Lebaran 2025

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menegaskan stok minyak goreng bersubsidi MinyaKita akan dipasok dua kali lipat menjelang lebaran Idul Fitri 2025.

Mulanya, dia menanggapi mengenai kenaikan harga Minyakita di sejumlah daerah. Budi menegaskan, dirinya bersama Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), sudah berkoordinasi dengan produsen Minyakita.

Menurutnya, produsen Minyakita mengaku tidak pernah mengurangi pasokan sehingga menyebabkan kenaikan harga. Bahkan, produsen menyanggupi untuk memasok Minyakita sebanyak dua kali lipat.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Pasokan MinyaKita, Harga Minyak Goreng Dipastikan Stabil Jelang Ramadan

"Jadi kita selalu koordinasi dengan Menko Pangan misalnya, kemarin juga diadakan ratas, bahwa kita minta kepada pelaku atau produsen Minyakita, dan kita sudah panggil dan mereka sudah menyampaikan pada prinsipnya tidak pernah mengurangi pasokan," kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Budi menyebut, Kemendag terus melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan untuk memantau stabilitas harga bahan pokok termasuk Minyakita.

"Jadi kalau misalnya ada harga yang mahal kami memang bersama dengan Satgas Pangan dari Polri, kita selalu melakukan pengawasan ke lapangan, terutama ini memang distributor," tutur dia.

Dia menegaskan, bahwa hal yang wajar jika di Indonesia Timur harga Minyakita sedikit lebih mahal, karena distributor (D1 dan D2) jarang sampai ke pelosok.

"Kalau tadi Rp17.200 itu memang Pak di daerah Timur, rata-rata D2 nya jarang, D1 D2 nya jarang. Makanya kami minta waktu itu kepada Bulog untuk memasok Minyakita di daerah Timur, mungkin karena biayanya mahal di sana jadi jarang ada D1 dan D2," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.