Akurat
Pemprov Sumsel

Sekjen MPR Siti Fauziah: Perlu Support System yang Lebih Kuat untuk Perempuan di Bidang Ekonomi

Oktaviani | 21 Maret 2025, 17:34 WIB
Sekjen MPR Siti Fauziah: Perlu Support System yang Lebih Kuat untuk Perempuan di Bidang Ekonomi

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah, menegaskan pentingnya membangun support system yang lebih inklusif dan kuat bagi perempuan agar dapat bergerak aktif di sektor ekonomi.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan masyarakat, lembaga masyarakat, pemerintah, serta perempuan itu sendiri dalam menciptakan sistem yang mendukung ekonomi inklusif.

“Kolaborasi ini perlu dibangun lintas sektor, baik dari masyarakat, lembaga masyarakat, hingga pemerintah sebagai pemangku kebijakan, sampai pada perempuan itu sendiri. Membangun support system yang kuat adalah kunci bagi terwujudnya ekonomi inklusif yang melibatkan perempuan dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Siti Fauziah dalam acara Talk Show bertajuk “Ekonomi Inklusif: Saatnya Perempuan Memimpin” di Lobi Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Acara yang digelar dalam rangka memperingati International Women's Day tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI Nihayatul Wafiroh, Ketua Umum APIMSA Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI Hindun Anisah, serta sejumlah pimpinan organisasi perempuan dan politik.

Lebih lanjut, Siti Fauziah menyoroti bahwa kebutuhan sumber daya manusia di bidang ekonomi memberikan kesempatan besar bagi perempuan untuk terlibat dan berkontribusi.

Baca Juga: Apa Nama Game Penghasil Saldo DANA Tercepat? Cek Sekarang Bisa Dapat Uang Sambil Rebahan, Langsung Cair!

“Semakin terbukanya kesempatan bagi perempuan untuk berperan di bidang ekonomi tidak hanya karena kebutuhan tenaga kerja perempuan di sektor-sektor tertentu atau demi mendukung ekonomi keluarga, tetapi juga karena tingkat pendidikan perempuan yang terus meningkat,” jelas Siti Fauziah, yang merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai Sekjen MPR.

Menurutnya, peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Perempuan kini memainkan peran ganda, baik dalam mengurus rumah tangga maupun terlibat dalam kegiatan di ruang publik.

Namun, tantangan terbesar bagi perempuan, khususnya dari kalangan menengah bawah, adalah terbatasnya akses terhadap modal finansial dan sosial serta kapasitas pengetahuan.

Tidak jarang mereka juga menghadapi persoalan ekonomi yang memaksa mereka terjerat utang dan bahkan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Kesempatan perempuan untuk terlibat di sektor ekonomi sering kali terkendala oleh kurangnya akses terhadap modal serta keterbatasan dalam hal pengetahuan dan kapasitas. Banyak dari mereka yang akhirnya terjebak dalam situasi sulit, termasuk KDRT,” ungkapnya.

Karena itu, Siti Fauziah mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan transformasi sistem ekonomi yang lebih inklusif dan adil bagi perempuan.

“Saya berharap perempuan dapat saling mendukung agar mereka bisa menjadi sosok yang multi peran, baik di ruang domestik maupun publik. Sudah saatnya kita menghilangkan stigma bahwa perempuan adalah kaum lemah, karena mereka juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi bangsa,” tegas Siti Fauziah.

Baca Juga: InJourney Airports Gelar Sobat Aksi Ramadan 2025 di Sumbar, Perkuat Kepedulian Sosial dan Harmoni Antarumat

Ia menekankan, transformasi yang inklusif bagi perempuan tidak hanya bermanfaat bagi kaum perempuan itu sendiri, tetapi juga bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.