Pengaturan Pola Perjalanan Dinilai Kunci Sukses Mudik Lebaran 2025

AKURAT.CO Pemerintah dinilai berhasil mengatur pola perjalanan pemudik selama Lebaran 2025, sehingga mampu meminimalkan kemacetan dan gangguan di perjalanan.
“Kami menilai pemerintah tahun ini sukses menyelenggarakan Mudik Lebaran 2025 dengan sangat baik. Tidak ada kemacetan luar biasa yang dialami mayoritas pemudik,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, Rabu (9/4/2025).
Huda menyebut, salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah kebijakan pengaturan pola perjalanan, seperti pemberlakuan work from anywhere (WFA), work from home (WFH), hingga cuti Lebaran yang relatif panjang.
“Pengaturan ini membuat pergerakan pemudik menjadi lebih merata, tidak terkonsentrasi hanya pada hari-hari tertentu,” jelasnya.
Menurut politisi PKB itu, situasi tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, di mana mayoritas pemudik memilih berangkat dalam waktu bersamaan, sehingga memicu kemacetan panjang.
Baca Juga: Menag Tekankan Kesejahteraan Santri dan Pendidikan Berinovasi
“Tahun ini, dengan kebijakan WFA, pemudik sudah mulai bergerak sejak H-7, sehingga kepadatan saat puncak arus mudik di H-4 atau H-3 bisa ditekan. Hal serupa juga terjadi pada arus balik,” tambahnya.
Huda menilai kebijakan ini turut mempermudah pengelolaan lalu lintas. Strategi rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil-genap, contraflow, hingga one way nasional dapat diterapkan secara efektif.
Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan aparat kepolisian yang dinilai responsif dan mampu menyesuaikan strategi di lapangan.
“Misalnya, perpanjangan penerapan one way nasional yang awalnya direncanakan hanya sampai Minggu, akhirnya diperpanjang hingga Senin (7/4/2025) karena melihat situasi di lapangan. Keputusan ini efektif menurunkan potensi kemacetan,” ujar Huda.
Ia menegaskan bahwa persiapan pemerintah tahun ini jauh lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tidak ada lagi kemacetan panjang seperti di Tol Serang arah Pelabuhan Merak atau pemudik yang terjebak belasan jam saat arus balik seperti Lebaran 2024,” tuturnya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa layanan transportasi baik darat, laut, maupun udara berjalan relatif lancar.
Baca Juga: Kenapa Kita Cenderung Lebih Produktif di Malam Hari?
“Tidak ada laporan pemudik yang tertahan di bandara atau pelabuhan dalam waktu lama seperti tahun lalu,” tegasnya.
Huda juga mengapresiasi turunnya angka kecelakaan selama masa arus mudik dan balik tahun ini.
“Penurunan angka kecelakaan menjadi indikator bahwa penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









