Komisi X DPR Belum Ambil Sikap soal Kehadiran TNI di Kampus

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, angkat bicara soal isu kehadiran personel TNI di sejumlah kampus yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Menurutnya, Komisi X belum bisa mengambil sikap resmi sebelum memperoleh data dan informasi yang lengkap.
“Kita tidak bisa gegabah. Perlu pendalaman dulu sebelum menarik kesimpulan,” tegas Hetifah dalam keterangannya, Selasa (22/4/2025).
Hetifah menekankan pentingnya proses dan analisis yang menyeluruh dalam setiap pernyataan lembaga negara seperti DPR.
Terkait kemungkinan koordinasi dengan Komisi I yang membidangi pertahanan, ia tidak menutup peluang rapat gabungan jika diperlukan.
"Jika situasi menuntut, tentu koordinasi lintas komisi sangat mungkin dilakukan,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Baca Juga: Hari Bumi 2025: Kemenag Luncurkan Program Ekoteologi dan Gerakan 1 Juta Pohon Matoa
Sebagai contoh, ia menyebut bagaimana Komisi X sebelumnya bekerja sama dengan Komisi dan kementerian lain saat membahas UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), termasuk melibatkan Kementerian Agama agar madrasah memiliki standar pendidikan setara dengan sekolah umum.
Pernyataan Hetifah muncul di tengah memanasnya isu kehadiran TNI di berbagai kampus, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Udayana di Bali, UIN Walisongo Semarang, hingga Merauke.
Di UI, kehadiran Danrem 0508/Depok dalam kegiatan BEM memicu polemik, apalagi rektorat menegaskan bahwa undangan itu bukan dari pihak kampus.
Pihak TNI menyebut Danrem hadir atas undangan mahasiswa dan koordinasi dengan keamanan kampus. Namun, situasi ini tetap menimbulkan kekhawatiran publik terhadap netralitas ruang akademik.
“Kampus adalah ruang ilmiah dan kebebasan berpikir. Maka setiap dinamika di dalamnya harus dilihat secara jernih dari berbagai sisi,” pungkas Hetifah.
Baca Juga: Paula Verhoeven Curhat ke Teman Pria Soal Baim Wong, Deddy Corbuzier Heran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








