Dedi Mulyadi Apresiasi Aura Cinta: Anak Itu Pintar dan Berani

AKURAT.CO Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi kepada Aura Cinta, seorang lulusan SMA asal Bekasi, yang dengan berani mengkritik kebijakan larangan acara perpisahan sekolah dalam sebuah forum diskusi publik.
Aura Cinta sempat viral setelah video perdebatan panasnya dengan Dedi beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Aura mempertanyakan kebijakan pelarangan perpisahan sekolah yang dianggapnya mengabaikan nilai emosional bagi para siswa.
Alih-alih merasa tersinggung, Dedi justru menilai positif keberanian Aura dalam menyampaikan pendapatnya secara terbuka di hadapan seorang kepala daerah.
"Saya tidak berprasangka buruk, saya berprasangka baik. Anak itu pintar dan anak itu berani sehingga mau menyampaikan di depan gubernur," ujar Dedi dikutip dalam keterangan media, Selasa (29/4/2024).
Baca Juga: Aura Cinta Agamanya Apa? Remaja yang Adu Argumen dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Namun demikian, Dedi menegaskan bahwa kritik yang disampaikan Aura belum memiliki dasar yang kuat secara hukum dan keadilan sosial.
Ia menjelaskan, meski bagi sebagian keluarga biaya perpisahan sebesar Rp 1 juta dianggap ringan, bagi keluarga lain, terutama yang terdampak penggusuran dan hidup dalam keterbatasan ekonomi, angka tersebut tetap menjadi beban.
"Tugas gubernur adalah mengarahkan agar argumentasinya memiliki dasar hukum yang kuat," tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi membandingkan perspektif ekonomi antar keluarga. Ia menyoroti bahwa tidak semua orang tua memiliki kapasitas finansial yang sama untuk membiayai kegiatan seremonial.
"Pendapatnya bukan hanya dirinya sendiri. Orangtuanya boleh wisuda, orangtuanya boleh perpisahan, cuma 1 juta doang itu bagi keluarga mereka. Tapi keluarga yang lain itu sangat berat," tambahnya.
Perdebatan bermula ketika Aura, yang mewakili keluarganya dan warga terdampak penggusuran di bantaran Sungai Bekasi, mempertanyakan mengapa acara perpisahan sekolah harus dilarang. Baginya, acara tersebut penting untuk membangun memori berharga bagi siswa.
Baca Juga: Profil Aura Cinta, Remaja yang Viral Usai Berani Debat dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Namun, Dedi menekankan bahwa fokus utama kebijakan itu adalah untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari pengeluaran yang tidak esensial.
Ia bahkan menyatakan dengan keras dalam forum, "Anda miskin, jangan sok kaya!" — kalimat yang kemudian memicu reaksi beragam di ruang publik.
Sebagai jalan tengah, Dedi akhirnya membuka opsi agar perpisahan tetap bisa dilakukan secara mandiri oleh siswa dan orang tua tanpa melibatkan sekolah, sehingga tidak membebani pihak manapun secara administratif maupun finansial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









