Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Klarifikasi Soal Sumber Aqua! Apa Itu Akuifer? Simak Cara Kerja dan Jenis-jenisnya

Shalli Syartiqa | 23 Oktober 2025, 13:22 WIB
Viral Klarifikasi Soal Sumber Aqua! Apa Itu Akuifer? Simak Cara Kerja dan Jenis-jenisnya

 

​AKURAT.CO Baru-baru ini, beredar klarifikasi dari Aqua mengenai sumber air yang mereka gunakan setelah viralnya konten Dedi Mulyadi yang menyoroti penggunaan sumur bor. ​

Aqua menegaskan bahwa sumber airnya berasal dari akuifer dalam, bukan dari sumur bor biasa atau air permukaan. ​

Hal ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat mengenai apa sebenarnya akuifer dan bagaimana perannya dalam pasokan air.

 

Apa Itu Akuifer?

​Akuifer adalah lapisan bawah tanah yang mengandung dan dapat mengalirkan air. ​

Lapisan ini tersusun dari batuan atau sedimen yang memiliki porositas dan permeabilitas tinggi, seperti kerikil dan pasir, sehingga mampu menyimpan dan meloloskan air dalam jumlah besar.

​Akuifer berperan sebagai reservoir alami yang menyimpan air dalam jumlah besar, bahkan selama bertahun-tahun.

​Air yang disimpan dalam akuifer seringkali lebih bersih dibandingkan air permukaan karena tersaring secara alami saat meresap melalui lapisan tanah dan batuan.

Jenis-Jenis Akuifer

Akuifer dapat dibedakan menjadi beberapa jenis utama:

1. Akuifer Bebas (Unconfined Aquifer): ​Akuifer ini terletak tepat di bawah permukaan bumi dan batas atasnya berupa muka air tanah (water table).

​Kedalamannya tidak lebih dari 15 meter, sehingga jumlah airnya cenderung sedikit dan hanya dimanfaatkan untuk wilayah yang relatif sempit. ​Akuifer bebas tidak memiliki lapisan pembatas kedap air di atasnya.

2. Akuifer Tertekan (Confined Aquifer): ​Akuifer ini dibatasi oleh dua lapisan kedap air (lapisan pembatas atau aquitard) di atas dan di bawahnya. ​

Air dalam akuifer tertekan berada di bawah tekanan, sehingga ketika dibor, air akan naik secara alami ke permukaan. ​

Akuifer ini dikenal juga sebagai akuifer dalam, dengan kedalaman di atas 15 meter hingga puluhan atau ratusan meter, serta mampu menyediakan air dalam jumlah banyak untuk kebutuhan wilayah yang luas. ​

Sumur yang menyadap akuifer tertekan disebut sumur artesis.

3. Akuifer Semi-Tertekan (Semi Confined Aquifer): ​Akuifer ini jenuh air, dengan bagian atas dibatasi lapisan semi lolos air dan bagian bawahnya lapisan kedap air. ​

Lapisan atas berupa material berbutir halus masih memungkinkan adanya gerakan air.

4. Akuifer Bocor (Leakage Aquifer): ​Mirip dengan akuifer tertekan, tetapi terdiri dari lapisan semi permeabel, permeabel, dan impermeabel.

5. Akuifer Menggantung (Perched Aquifer): ​Lapisan ini memiliki lensa impermeabel dalam lapisan permeabel, dengan ketersediaan air yang sedikit.

6. Akuifer Komposit: ​Merupakan gabungan dari beberapa jenis akuifer dalam satu permukaan tanah.

Cara Kerja dan Parameter Akuifer

​Akuifer bekerja seperti spons raksasa yang menyerap dan menyimpan air, lalu melepaskannya secara perlahan. ​

Kemampuan akuifer untuk menyimpan dan mengalirkan air bergantung pada porositas dan permeabilitasnya. ​

Porositas mengacu pada jumlah ruang kosong dalam batuan yang dapat diisi air, sementara permeabilitas adalah kemampuan batuan untuk mengalirkan air.

​Infiltrasi adalah proses air permukaan meresap ke dalam tanah mengisi akuifer, sedangkan discharge adalah keluarnya air dari akuifer, baik secara alami melalui mata air atau buatan melalui sumur.

​Parameter lain yang penting dalam akuifer meliputi specific yield (kemampuan air mengalir di bawah pengaruh gravitasi) dan specific retention (volume air yang tertahan dalam batuan).

​Konduktivitas hidrolika menunjukkan kemudahan air bergerak dalam pori-pori batuan, dan transmisivitas adalah jumlah air yang dapat ditransmisikan secara horizontal.

Itulah penjelesan lengkap mengenai jenis-jenis serta cara kerja akuifer.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.