Pendiri CSIS: Prabowo Sosok Tepat Pimpin Indonesia di Tengah Tantangan Global

AKURAT.CO Jusuf Wanandi, pendiri sekaligus Peneliti Senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS), menyampaikan pandangannya terkait arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Dalam artikelnya yang dimuat di The Jakarta Post berjudul “My Personal Take on President Prabowo’s Achievements and Challenges”, Jusuf menegaskan keyakinannya bahwa Prabowo merupakan pemimpin yang tepat untuk memandu Indonesia melewati masa-masa yang penuh tantangan dan ketidakpastian global.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan strategis sangat dibutuhkan dalam situasi dunia yang semakin kompleks. Menurutnya, pendekatan Prabowo terhadap pembangunan nasional menunjukkan arah kebijakan yang kuat dan berpijak pada kepentingan jangka panjang bangsa.
“Itulah sebabnya saya mendukungnya karena saya yakin dialah satu-satunya pemimpin yang mampu membimbing Indonesia melewati masa-masa sulit dan rumit ini. Di luar visi strategisnya, saya juga mengenalnya secara pribadi dan dapat menjamin komitmennya yang mendalam kepada rakyatnya, bangsanya, dan kemanusiaan secara keseluruhan,” ujar Jusuf dalam tulisannya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mulai dari perlambatan ekonomi global hingga perubahan teknologi dan sosial yang cepat. Semua itu, menurutnya, membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya tegas, tetapi juga memiliki arah jelas dan dedikasi nyata terhadap kesejahteraan rakyat.
Jusuf mengapresiasi kemampuan Prabowo dalam memadukan visi besar dengan pendekatan pragmatis di lapangan. Hal ini dianggap sebagai kunci untuk menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan nasional di berbagai sektor.
Ke depan, ia mendorong pemerintah untuk membangun narasi pembangunan yang lebih fokus dan kuat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya komitmen terhadap disiplin fiskal sebagai landasan ekonomi nasional, dan mengapresiasi sikap tegas Menteri Keuangan dalam hal ini.
Tak kalah penting, menurut Jusuf, adalah komunikasi langsung Presiden dengan pelaku pasar dan investor. Ia menyarankan agar Prabowo secara rutin berdialog dengan mereka guna menjelaskan arah kebijakan pemerintah dan menegaskan komitmen terhadap reformasi BUMN serta tata kelola ekonomi yang transparan.
“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sentimen pasar akan membaik dan stabilitas ekonomi Indonesia akan tetap terjaga dalam jangka panjang,” tutup Jusuf.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







