Mensos: Ego Sektoral Harus Ditinggalkan, Pengentasan Kemiskinan Butuh Sinergi Nyata

AKURAT.CO Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menegaskan pentingnya menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, dalam Inpres Nomor 4 dan 8 Tahun 2025 yang menekankan pengentasan kemiskinan berbasis data nasional.
"Kerjasama antara pusat dan daerah dengan menghilangkan ego sektoral dalam rangka menurunkan angka kemiskinan untuk Indonesia yang lebih makmur," kata Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul saat berdialog dengan pilar-pilar sosial di Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (4/5/2025).
Baca Juga: KUR Jadi Senjata Penting Pemerintah Entaskan Kemiskinan
Gus Ipul menekankan bahwa seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari RT/RW hingga provinsi, harus bekerja secara terarah dan berkelanjutan dengan target graduasi tahunan yang jelas.
Dia juga menyoroti pentingnya satu basis data nasional yang digunakan bersama, yakni Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, Kementerian Sosial hanya bertanggung jawab terhadap proses pemutakhiran data, bukan penyusunan data baru.
Dengan penggunaan DTSEN sebagai acuan tunggal, pemerintah diharapkan mampu menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran dan menindaklanjuti program-program pengentasan kemiskinan dengan lebih efektif.
"Jangan sampai Kabupaten, Provinsi, bahkan Kemensos punya data sendiri. Hanya ada DTSEN yang dikelola oleh BPS," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








