Akurat
Pemprov Sumsel

Argentina Tertarik Investasi Pertanian di Indonesia, Wamentan Minta Tiga Syarat Ini Dipenuhi

Atikah Umiyani | 15 Mei 2025, 11:55 WIB
Argentina Tertarik Investasi Pertanian di Indonesia, Wamentan Minta Tiga Syarat Ini Dipenuhi



AKURAT.CO Pemerintah Indonesia menyambut baik ketertarikan Argentina untuk berinvestasi di sektor pertanian, yang kini jadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketertarikan ini terungkap dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Pertanian Argentina, Agustin Tejeda Rodriguez, dengan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, pada Rabu (14/5/2025).

Keduanya membahas peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi pertanian, pengolahan komoditas, dan peningkatan produktivitas.

Baca Juga: Pulau Kelapa Dua Kembangkan Pertanian Hidroponik, Dorong Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas

Menyambut ketertarikan tersebut, Wamentan Sudaryono menyebut bahwa Indonesia akan memberikan syarat khusus bagi Argentina yang ingin berinvestasi di Tanah Air.

"Pemerintah membuka peluang investasi dari berbagai negara, termasuk Argentina, sepanjang memenuhi persyaratan teknis dan menawarkan harga yang kompetitif," ujar Sudaryono dalam pertemuan di Kantor Kementan, Jakarta.

Sudaryono menjelaskan, tiga syarat utama yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia yakni, pertama, soal harga.

Baca Juga: Perkuat Sektor Pertanian, Gibran Pantau Progres Pembangunan Bendungan Manikin NTT

Menurutnya, karena jarak Indonesia dan Argentina cukup jauh, biaya logistik perlu diperhitungkan.

Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ketersediaan daging dengan harga terjangkau merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

"Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan produk protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat, sehingga konsumsi protein per kapita masyarakat Indonesia dapat terus meningkat," ujarnya.

Baca Juga: Gibran Tampung Keluhan Petani di Kupang, Soroti Masalah Pertanian hingga Kesejahteraan

Kedua, soal perdagangan imbal dagang atau resiprokal.

Menurutnya jika Indonesia membuka pasar untuk daging Argentina, maka Argentina juga diharapkan memberi akses bagi produk pertanian Indonesia.

Sudaryono juga menawarkan ekspor buah tropis RI seperti pisang, manggis dan nanas, serta daging ayam dan olahannya karena produksi dalam negeri sedang surplus.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru dan Staf Ahli Menteri Bidang Investigasi Pertanian Kementan Gelar Rakor Percepatan Pelaksanaan Opla dan Cetak Sawah Baru

"Kami juga mengusulkan, karena Indonesia sekarang oversupply untuk daging ayam dan olahan ayamnya, maka kita juga mengusulkan kepada beliau untuk kita bisa resiprokal," jelasnya.

Ketiga, berkaitan dengan sertifikasi halal. Selain sertifikat kesehatan, produk hewani yang masuk ke pasar Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. Hal ini dinilai sangat penting mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.

"Jaminan kehalalan menjadi syarat utama untuk memastikan penerimaan dan kepercayaan konsumen Indonesia," katanya.

Baca Juga: Bayer Dorong Kemajuan Pertanian dan Kesehatan Indonesia dengan Inovasi Berbasis Sains serta Inisiatif Berkelanjutan

Argentina, sebagai salah satu eksportir daging sapi terbesar dunia, menyatakan ketertarikannya untuk mengekspor daging sapi dan sapi hidup ke Indonesia.

Usulan ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan penyediaan makanan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

"Untuk mendukung program tersebut, pemerintah terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional, salah satunya dengan membuka peluang impor daging dan sapi hidup dari negara mitra," tuturnya.

Baca Juga: Jadi Kunci Swasembada Pangan, Pemerintah Diminta Perhatikan Kesejahteraan Penyuluh Pertanian

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari dialog sebelumnya yang berlangsung pada November 2024. Saat ini, kedua negara menyatakan tidak ada hambatan strategis, dan pembahasan fokus pada aspek teknis serta administrasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Argentina, Agustin Tejeda Rodriguez, menyatakan bahwa negaranya sedang mengupayakan percepatan masuknya daging Argentina ke pasar Indonesia.

Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya bersifat komersial, tetapi juga strategis, termasuk dalam bidang investasi.

Baca Juga: Wamentan Dorong Generasi Muda untuk Kembangkan Pertanian dan Perluas Akses Pasar Global

"Kami siap membuka pasar bagi produk-produk Indonesia dan berharap dapat segera menyambut kunjungan balasan dari delegasi Indonesia di Buenos Aires (Argentina)," ujarnya.

Sebagai salah satu eksportir daging sapi terbesar di dunia dengan volume ekspor mencapai satu juta ton pada tahun lalu, Argentina optimistis dapat memenuhi kebutuhan pasar Indonesia dengan harga yang bersaing.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK