DPR Buka Masa Sidang IV, Fokus Bahas RAPBN 2026 dan Delapan RUU Prioritas

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI membuka Masa Sidang IV Tahun Sidang 2024–2025 melalui rapat paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Dalam pidatonya, Puan menegaskan DPR akan memprioritaskan pembahasan delapan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang saat ini masih berada dalam tahap pembicaraan tingkat pertama.
RUU tersebut terdiri dari tiga usulan DPR, tiga usulan pemerintah, dan dua dari daftar kumulatif terbuka.
“Tujuh di antaranya merupakan RUU carry over dari periode keanggotaan DPR sebelumnya,” ujar Puan, tanpa merinci daftar lengkap RUU dimaksud.
Selain legislasi, DPR juga akan membahas pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 serta RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2024.
Baca Juga: DPR Belum Bahas Surat Pemakzulan Gibran, Puan: Masih di Tata Usaha
Puan menekankan pentingnya antisipasi terhadap dinamika global dalam penyusunan kebijakan fiskal 2026.
Menurutnya, ketidakpastian ekonomi akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok global harus menjadi perhatian utama dalam merumuskan strategi pembangunan nasional.
“Pembahasan kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2026 harus mempertimbangkan potensi dampak terhadap kapasitas APBN,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian DPR, di antaranya:
-
Tingginya angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK)
-
Evaluasi pelaksanaan ibadah haji 2025
-
Stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhan
-
Regulasi dan perlindungan terhadap pengemudi ojek online
-
Praktik pengoplosan gas subsidi
-
Evakuasi WNI dari negara konflik
-
Kekosongan posisi duta besar di sejumlah negara sahabat
Puan juga menyebut DPR akan membahas persetujuan atas calon pejabat publik strategis seperti Deputi Gubernur Bank Indonesia dan anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Rapat pembukaan masa sidang ini dihadiri 320 anggota DPR dari total 579 anggota. Berdasarkan data Sekretariat Jenderal DPR RI, sebanyak 266 anggota hadir langsung dan 54 anggota tercatat izin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








