Akurat
Pemprov Sumsel

Sambut Generasi Emas 2045, DPR Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat Lengkap dan Layak

Paskalis Rubedanto | 13 Juli 2025, 18:56 WIB
Sambut Generasi Emas 2045, DPR Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat Lengkap dan Layak

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, memastikan fasilitas yang disediakan untuk program Sekolah Rakyat, sudah sangat lengkap dan layak. 

"Kami melihat langsung bagaimana persiapan Sekolah Rakyat di Sentra Pangudi Luhur ini. Fasilitasnya luar biasa, bahkan lebih lengkap dari sekolah umum. Ada iPad, komputer, laboratorium komputer, lapangan olahraga, hingga asrama. Ini patut diapresiasi," ujar Wachid, usai mengunjungi Sekolah Rakyat Sentra Pangudi Luhur Bekasi, dikutip Minggu (13/7/2025).

Kunjungan Komisi VIII ini dilakukan untuk memastikan kesiapan program unggulan pemerintah tersebut. Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, dengan target pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Fokus Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Meski memuji sarana dan prasarana yang tersedia, dia juga menyoroti pentingnya kejelasan dalam proses seleksi penerimaan siswa. Dia mengingatkan, agar anak-anak dari keluarga miskin yang belum terjaring dalam skema penerimaan dapat tetap diakomodasi.

"Kalau ada anak yang tidak lolos seleksi padahal miskin, lalu bagaimana solusinya? Ini perlu dibahas," katanya.

Politisi Partai Gerindra itu menekankan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada pendidikan anak, tetapi juga pada pemberdayaan orang tua.

"Perhatian jangan hanya pada anak, tapi juga bapak dan ibunya. Kemandirian orang tua juga penting agar program ini berdampak jangka panjang," ujar Wachid.

Dia menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya Pasal 34 UUD 1945 yang menyebutkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

"Ini bentuk nyata pelaksanaan konstitusi oleh Pak Prabowo untuk menyiapkan generasi emas 2045," tambahnya.

DPR melalui Komisi VIII, telah mendorong penambahan anggaran untuk memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat di tahun anggaran 2026. Targetnya, ada 100 lokasi Sekolah Rakyat yang aktif hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Beroperasi Bertahap Mulai 14 Juli 2025

Namun, tantangan utama saat ini adalah ketersediaan lahan. Untuk itu, dia mengajak para kepala daerah ikut berkontribusi dalam penyediaan lokasi pembangunan.

"Pak Prabowo sudah mencanangkan bahwa setiap kabupaten/kota harus punya minimal satu Sekolah Rakyat. Tapi kendalanya sekarang ada di lokasi. Kami minta bupati, wali kota, dan gubernur ikut aktif menyiapkan lahan,"pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan program Sekolah Rakyat siap mulai beroperasi secara bertahap mulai Senin, 14 Juli 2025. Sejumlah kesiapan teknis dan administratif sudah rampung, termasuk rekrutmen peserta didik dari keluarga prasejahtera.

"Sejauh ini sudah siap semua. Bahkan rekrutmen anak-anak Sekolah Desil 1 sudah masuk, sehingga sudah bisa mulai kegiatan belajar-mengajar," ujar Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Sabtu (13/7/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.