Rangkul Masyarakat Jadi Orang Tua Asuh, BKKBN Percepat Penurunan Stunting

AKURAT.CO Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting di wilayahnya.
Salah satu strategi andalan yang diusung adalah penguatan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), dengan target prevalensi stunting turun menjadi 20,6 persen pada tahun 2025.
Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah, Sunarto, menjelaskan bahwa program GENTING melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi, TP PKK, hingga kelompok masyarakat.
Program ini bertujuan mendorong partisipasi publik untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting (KRS).
“Perlahan tapi pasti, upaya memperkenalkan program Genting mulai menunjukkan hasil. Beberapa unsur masyarakat mulai tergugah dan bersedia menjadi orang tua asuh,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/7/2025).
Program GENTING menyasar kelompok rentan seperti balita, baduta, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dukungan dari masyarakat maupun sektor swasta diwujudkan dalam bentuk bantuan nutrisi maupun non-nutrisi.
Baca Juga: Bangun Citra Global, Prabowo Dorong Indonesia Jadi Tetangga Baik Dunia
Sunarto mencatat, hingga Juli 2025, total bantuan yang terkumpul melalui GENTING telah mencapai Rp1.213.656.200.
“Kami optimistis angka ini akan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran dan partisipasi publik,” tambahnya.
Data terbaru menunjukkan tren positif dalam upaya penurunan stunting di Kalimantan Tengah.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di provinsi ini menurun dari 27,4 persen pada 2021 menjadi 22,1 persen pada 2024.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, BKKBN Kalimantan Tengah yakin target prevalensi 20,6 persen pada 2025 bisa tercapai.
“Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program dan memastikan keluarga berisiko stunting mendapatkan pendampingan yang layak,” pungkas Sunarto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









