Tur Promosi Parahyangan Timur Dimulai, Jadi Contoh Ekosistem Budaya Masa Depan

AKURAT.CO Kementerian Kebudayaan resmi memulai Tur Promosi wilayah Parahyangan Timur, Provinsi Jawa Barat dengan tema Cultural Diversity of Eastern Parahyangan: Heritage for Tomorrow, yang akan akan dilaksanakan pada 29 Juli - 2 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mempromosikan kekayaan budaya Parahyangan Timur ke masyarakat global, melalui berbagai media dan platform.
Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T. D. Retnoastuti, mengatakan tur promosi ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan Kemenbud.
Baca Juga: Komisi VII DPR RI: Budaya Masih Jadi Tulang Punggung Wisata Indonesia
Dia berharap, para peserta bisa menyambut referensi dan memberikan evaluasi nantinya jika seluruh rangkaian sudah dirampungkan.
"Kami sudah melaksanakan kegiatan ini dua kali sebelumnya di Jambi. Kami harap kegiatan ini bisa memberikan referensi para media nasional maupun global dalam mempromosikan kebudayaan Parahyangan Timur," kata Endah membuka acara tur promosi, di Kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX, Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025).
Acara ini diselenggarakan untuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang memiliki relevansi global, seperti pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, toleransi antar umat, serta harmoni manusia dengan alam.
Tur ini juga bertujuan membangun narasi 'Culture for Future', dengan menjadikan Parahyangan Timur sebagai contoh praktik budaya yang berkelanjutan dan relevan dengan tantangan masa kini dan mendatang.
Selama kegiatan, para jurnalis lokal, nasional, dan global akan mendapatkan referensi untuk konten promosi budaya dalam bentuk dokumenter, artikel media, serta narasi visual media sosial.
Konten ini akan menampilkan keberagaman dan keunikan budaya Parahyangan Timur, dari kehidupan berbasis adat dan budaya seperti di Kampung Naga dan Kampung Kuta, cultural wellness di Situs Karangkamulyan, hingga kekayaan wastra, bordir dan gastronomi, sebagai bagian dari promosi kebudayaan Indonesia di tingkat global.
Dengan mengangkat tema 'Heritage for Tomorrow', tur ini menghadirkan budaya sebagai kekuatan hidup (living heritage) yang tak hanya dikenang, tetapi juga dijalani dan ditumbuhkan kembali. Menjadikan Parahyangan Timur sebagai ekosistem budaya yang aktif, lestari, dan inspiratif bagi masa depan.
Sebagai informasi, kegiatan akan berlangsung hingga 2 Agustus 2025 mendatang, dengan mengunjungi berbagai situs budaya yang ada di Kota Bandung, Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








