Prabowo Akan Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza hingga Evakuasi 2.000 Korban Perang ke Pulau Galang

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, mengungkap sejumlah pesan dan arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta.
Dalam sidang tersebut, Hasan mengungkap bahwa salah satu arahan dan pesan Prabowo, yaitu mengenai situasi konflik yang tengah terjadi di Gaza, antara Palestina dan Israel.
Prabowo mengatakan, netralitas Indonesia dalam kancah percaturan global sangat dihargai dan mendapatkan respect sangat tinggi di dunia internasional.
Baca Juga: Banyak Negara Islam Dukung Israel Daripada Gaza, Ini Alasan Mereka!
Saat ini, ada banyak pihak yang sedang mengusahakan gencatan senjata di Gaza. Pihak-pihak tersebut kemudian meminta Indonesia untuk terlibat dengan mengirimkan pasukan perdamaian jika gencatan senjata berhasil dilakukan.
"Presiden kemarin menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan perdamaian atau peacekeeper ke Gaza untuk menjaga perdamaian, sama seperti yang kita lakukan di Lebanon," ujar Hasan di Kantor PCO RI, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Selain itu, Hasan mengungkap bahwa Presiden Prabowo juga meminta agar pemerintah Indonesia terlibat dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Baca Juga: PBB Peringatkan Dampak Bencana Jika Israel Perluas Operasi Militer di Gaza
"Jadi Presiden meminta Menteri Pertahanan kemarin untuk menyiapkan dua buah Hercules untuk terlibat dalam operasi airdrop. Jadi menurunkan bantuan pangan, bantuan untuk para warga Gaza dari udara," ujarnya.
Terkait dengan itu, Presiden juga memberikan arahan agar Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang. Nantinya, 2000 warga tesebut akan dibawa ke Indonesia untuk menjalani perawatan yang sudah disiapkan di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
"Dan rencananya disiapkan pusat pengobatannya nanti di Pulau Galang. Karena di Pulau Galang terdapat fasilitas rumah sakit, termasuk juga fasilitas-fasilitas pendukung lainnya yang bisa untuk mengembati sekitar 2.000 warga Gaza. Termasuk juga nanti untuk menampung keluarga yang mendampingi korban-korban perang ini," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








