Akurat
Pemprov Sumsel

Baru Dibuka, Pendaftaran Upacara di Istana Negara Gelombang II Langsung Diserbu Ratusan Orang

Atikah Umiyani | 7 Agustus 2025, 18:59 WIB
Baru Dibuka, Pendaftaran Upacara di Istana Negara Gelombang II Langsung Diserbu Ratusan Orang

AKURAT.CO Antusiasme masyarakat untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta kembali memuncak. 

Situs pandang.istanapresiden.go.id yang dibuka kembali untuk pendaftaran pada Rabu, 7 Agustus 2025, langsung diserbu lebih dari 142 ribu pengguna hanya dalam waktu 25 menit.

Pendaftaran undangan untuk menghadiri upacara di Istana, dibuka serentak pada pukul 10.00 WIB dengan kuota yang terbatas. Dalam kurun waktu 25 menit, pendaftaran telah memenuhi kuota yang disiapkan oleh Istana. 

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pun menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat yang terus menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. 

Baca Juga: Susunan Upacara 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka: Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih!

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat merayakan kemerdekaan bersama di halaman Istana sangat hidup serta menjadi momen yang dicari & dinantikan," ujar Teddy dalam keterangannya.

Data menunjukkan bahwa dalam hitungan detik sejak dibuka, sistem langsung mencatat lonjakan trafik. Pada detik-detik awal dibuka pukul 10.00 WIB, situs pandang Istana langsung diakses oleh lebih dari 34 ribu pengguna secara bersamaan. Angka ini terus meningkat hingga 142 ribu pengguna selama sesi pendaftaran berlangsung. 

Meskipun quota pendaftaran hari ini telah penuh, Teddy mengingatkan bahwa masih ada kesempatan untuk melakukan pendaftaran undangan.

"Buat yang belum mendaftar hari ini, masih ada satu kesempatan lagi! Pendaftaran undangan akan dibuka kembali besok, Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 10.00 di situs pandang.istanapresiden.go.id," ungkap Teddy. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.