Gowes 80 Kilometer Napak Tilas Kemerdekaan: GP Ansor Ingatkan Anak Muda, Merdeka Itu Tidak Gratis

AKURAT.CO Suasana pagi di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, terasa berbeda, Sabtu (16/8/2025). Ratusan pesepeda dengan kostum seragam putih-merah-hijau berkumpul.
Wajah-wajah mereka antusias. Sebagian bahkan membawa Bendera Merah Putih kecil yang dipasang di sepeda.
Dari titik bersejarah proklamasi itu, mereka akan menempuh perjalanan 80 kilometer menuju Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.
Baca Juga: Ketum GP Ansor Addin Jauharudin: Ormas Harus Jadi Solusi, Bukan Sumber Kegaduhan
Kegiatan bertajuk Lintas Roda Merdeka ini dilepas langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin.
Dia mengatakan bahwa kegiatan gowes ini bukan sekadar olahraga tetapi napak tilas perjuangan bangsa.
"Dari Tugu Proklamasi ke Rengasdengklok, kita ingin mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan bukan hadiah. Kemerdekaan diraih dengan darah dan nyawa," ujar Addin saat melepas peserta gowes.
Baca Juga: Peluncuran BUMA: Langkah Strategis GP Ansor Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional
Sekitar 200 pesepeda ikut serta dalam perjalanan ini. Terdiri dari kader Ansor, komunitas sepeda hingga kalangan profesional.
Yang paling spesial, terdapat 80 peserta utama sebagai simbol 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Addin, filosofi bersepeda dipilih karena selaras dengan perjuangan membangun bangsa.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, Mendes Gandeng GP Ansor untuk Dukung Pembangunan Desa
"Ada tiga komponen sepeda, pedal, rantai dan roda. Pedal melambangkan tenaga, rantai melambangkan pikiran yang menghubungkan dan roda adalah bangsa. Kalau anak muda mengayuh dengan tenaga dan pikiran, roda bangsa akan terus berputar," jelasnya.
Rute sejauh 80 kilometer diperkirakan ditempuh dalam waktu tiga jam.
Sesampainya di Rengasdengklok, para peserta akan disambut dengan upacara kecil di Monumen Kebulatan Tekad. Simbol peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Baca Juga: GP Ansor Dukung Pendanaan Program MBG dari Ziswaf, Usul Libatkan Swasta
Addin berharap momentum ini bisa menggugah generasi muda untuk tetap menjaga Indonesia.
"Delapan puluh tahun kemerdekaan punya makna besar. Tugas kita adalah memastikan Indonesia emas di masa depan terwujud dengan kontribusi nyata anak-anak muda," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







