Zulhas Ditunjuk Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi tugas dan jabatan baru kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk menjadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air.
Hal ini diakui oleh Zulhas usai menghadiri rapat percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/8/2025).
"Saya kebetulan ditunjuk oleh bapak Presiden sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air," ujar Zulhas melalui instagram pribadinya @zul.hasan.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, PAN Gelar Lomba Meriah Bersama Zulhas dan Para Menteri
Dia menjelaskan bahwa Tim percepatan ini terdiri dari 27 kementerian/lembaga yang akan dikoordinir, agar tidak berjalan sendiri dalam menentukan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pangan, energi, dan air.
"Sehingga dapat mempercepat terwujudnya kedaulatan bangsa di tiga sektor strategis tersebut," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/8/2025).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa rangkaian rapat tersebut berlangsung sejak siang hari.
Rapat pertama dihadiri para direktur utama BUMN bidang pertanian dan perkebunan. Agenda tersebut secara khusus membahas pemanfaatan lahan perkebunan, pertanian, serta lahan tak berizin yang dapat segera digunakan untuk kepentingan negara.
"Rapat pertama, yang turut dihadiri oleh para direktur utama (dirut) BUMN bidang pertanian dan perkebunan, membahas mengenai pengelolaan perkebunan, pertanian, dan lahan tak berizin yang dapat segera dimanfaatkan negara," ujar Teddy.
Baca Juga: Zulhas: Kopdes Merah Putih Jadi Infrastruktur Penting Jaga Stabilitas Pangan
Selanjutnya, Presiden Prabowo juga memimpin rapat kedua bersama jajaran direktur utama BUMN sektor pertambangan. Menurutnya, fokus pembahasan pada rapat ini diarahkan pada izin dan pengelolaan berbagai komoditas tambang strategis.
"Rapat kedua, yang dihadiri para dirut BUMN bidang pertambangan, membahas mengenai izin dan pengelolaan tambang nikel, emas, timah, dan jenis tambang lainnya," ucap Teddy.
Rangkaian rapat ditutup dengan pertemuan terbatas bersama para menteri, yang membahas situasi ekonomi dan arah investasi nasional. "Terakhir, rapat bersama para menteri terbatas yang membahas mengenai perkembangan ekonomi dan investasi nasional," ungkap Teddy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








