Disambut Mensesneg, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunker Singkat ke China

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menuntaskan rangkaian kunjungan kerja di China.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 20.45 WIB, Rabu (3/9/2025).
Saat tiba di Tanah Air, Presiden Prabowo langsung disambut oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Baca Juga: Prabowo Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi dengan Vladimir Putin di Beijing
"Setelah melaksanakan lawatan singkat selama kurang dari delapan jam di Beijing, RRT, Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 20.45 WIB malam ini," ujar Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui keterangannya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo bertolak ke Tanah Air pukul 15.30 Waktu Setempat (WS) atau 14.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Agenda kunjungan kerja ini dalam rangka memenuhi undangan Presiden China, Xi Jinping, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Negeri Tirai Bambu.
Baca Juga: Prabowo dan Xi Jinping Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura
Keberangkatan Presiden Prabowo kembali ke Indonesia dilepas oleh Wakil Menteri Luar Negeri China, Sun Weidong; Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Djauhari Oratmangun; dan Atase Pertahanan RI di Beijing, Laksma TNI Sumartono.
Selama di Beijing, Presiden Prabowo menghadiri perayaan 80 tahun kemenangan perang perlawanan rakyat Tiongkok.
Perayaan bersejarah itu dihadiri sejumlah pemimpin dunia. Sebanyak 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan nampak hadir pada perayaan tersebut.
Baca Juga: Momen Prabowo dan Putin Berbincang Serius Saat Hadiri Acara Parade Militer di China
Selain itu, usai menghadiri perayaan tersebut, Presiden Prabowo juga melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi di Great Hall of The People, Beijing. Pertemuan kedua pemimpin negara berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan pembahasan terkait penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









